Wednesday, April 30, 2014

FLOWER PIZZA

Haha.. pengen ketawa aja saya waktu ngasih judul di tulisan ini. Sebenernya gak tau juga mau dikasih judul apa. Wong ini hasil keisengan saya. Bentuknya jadi bentuk suka-suka saya. Jadi terserahlah mau berimajinasi apa untuk menggambarkan bentuk pizza semacam ini,

intinya ini pizza, resep seperti sebelumnya, belum mencoba dengan resep yang lain. Cuma tadi malam bikinnya cuma dari 125gr tepung terigu. Iyah, ini bikinnya tadi malam, so.. pagi ini tinggal fotonya saja. Bikin untuk makan malam saya, dan cemilan si bapak dan Akilla. Si bapak kurang begitu suka pizza, jadinya makan cuma sepotong 2potong saja, habis itu makan nasi hihihi. Kalau Akilla karena sudah makan nasi, jadi dia makan hanya sepotong saja, pastinya karena sudah kenyang :). Saya, makan hampir setengah loyangnya wakakakak. Kenyaaannngg. Sisanya dibuat cemilan si bapak sambil nonton tipi :D.

Tuesday, April 29, 2014

REMPEYEK KEMBANG GOYANG

Sebelum lihat postingannya mbah Diah Didi tentang bikin rempeyek kembang goyang, dulu pernah lihat di toko oleh-oleh ada rempeyek yang bentuknya seperti kembang goyang. Dan sejak saat itu pengen bikin sendiri rempeyek di cetak dengan cetakan kembang goyang. Cetakan sudah beli dulu banget, tp belum pernah di pakai hihihi. Eh, kok mbak Diah Didi posting rempeyek dengan di model seperti kembang goyang, duh makin semangat bikinnya nih hihihi. Tapi resepnya pakai resep saya sendiri, nggak pakai resepnya mbak Diah Didi. Hampir sama sih, mb Diah Didi pakai santan saya cukup pakai air. Lebih ekonomis hihihi. Seperti rempeyek-rempeyek yang sebelumnya saya pernah bikin.

Menu hari ini pecel ponorogo, jadi pas banget kalau lauknya rempeyek kacang. Sebenernya pengen banget bikin bumbu pecelnya sendiri, tp gak sanggup nguleknya hihihi. Kalau pakai grinder atau chopper hasilnya tentu sangat berbeda dengan yang di tumbuk/diuleg. Ada sih solusinyanya, di selep di tukang selep bumbu hahaha.. Tp kok ya rasanya nylilit kalau cuma bikin dari 250gr kacang hihihi. Dan untuk sambel pecelnya beli yang sudah jadi di warung pecel ponorogo langgangan, tinggal di encerin saja dengan air panas. Kenapa pecel ponorogo, karena rasanya ini lebih ringan dibandingan pecel dari wilayah lain. Apalagi pecel di jember, bikinan ibu, pakai kencur. Bapaknya Akilla gak sebegitu doyan. Nah, kalau pecel ponorogo ini gak pakai kencur, Akillapun juga doyan, tentunya yang gak pedes :)

Weeiittss, back to rempeyek kembang goyang yaaa.. Dasarnya sama aja seperti bikin rempeyek, butuh banyak minyak juga, tp kali ini di cetak pakai cetakan kembang goyang. Bapaknya Akilla saat makan jadi nanya, "opo iki?" / "peyek" / "owalaahh". Hihihi.. gak nyangka kali ya kalau itu rempeyek kacang. Mungkin pikirnya, "masa kembang goyang buat lauk" hihihi. Tapi setelah dibikin lauk malah di cemilin hehehe


Wednesday, April 23, 2014

Dari Burger Ke Burger

Setelah kemaren mereview dan mengulas mengenai si burger nan eksotis Burger Shot, kok ya pengen menulis juga aneka burger yang pernah saya rasakan. Dari sebelum banyak kedai burger bermunculan, adanya burger waktu itu masih di McD saja sampai sekarang bertebaran kedai burger dimana-mana sampai di pedagang emperan pinggir jalan. Tapi kali ini sepertinya tanpa foto hiks.

Duluuu, waktu masih sekolah beli burger itu di McD, enak munurut saya, karena gak ada pilihan lain hihihi. Cuma kalau makan, acar mentimunnya saya tarik keluar dulu, gak suka hihihi.. Disini burgernya tanpa sayur. Dan termasuk jung food juga kan? hihihi. Begitu mulai ada kedai burger dan saya hamil, saya gak pernah ke McD lg, only homemade food, demi anak hehehe. Tp tetep aja masih jajan di luar, krn waktu itu belum bisa bikin burger sendiri, belum punya oven pula :D

Waktu itu lagi rame BURGER BUTO KEDAI 27, di Jl. Sarangan Malang. Dengan harga yang cukup terjangkau, 4thn yang lalu, masih 8rb, sekarang gak tau berapa harganya hihi, bisa makan burger yang super gede, yang gak mungkin di makan secara di pegang dan tinggal mangap ombo, harus pakai pisau untuk memotongnya. Saat pesanan datang, rasanya pengen buru-buru menyantapnya. Gigitan pertama, nyeess, manis rotinya, sesuap demi sesuap berusaha saya babiskan tapi terpaksa gak bisa habis, eneg rasanya, karena manis si roti. Setelah itu pernah kesana lagi saat temen berkunjung ke Malang, tp saya gak makan burger, makan nasi bakar,  karena disana kebetulan juga ada menu nasi bakar juga :D. Porsi yang cukup imut kalau di bandingkan dengan burger yang super gedhe hehe. Trus pulangnya juga beli burger buto ijo, buat oleh-oleh. Seperti apa itu? Segede buto ijo beneran gak? hihihi. Roti berbentuk bulat bolong tengahnya, mirip cake di panggang di loyang tulban, warnanya hijau, diameter ada kalau sekitar 20cm. Masih tetep rotinya manis, ada sayur, tomat, mentimun dan nugget!! Iya, gak salah ini nugget kemasan yang di goreng bukan patty daging yang di panggang. Tapi gak tau lagi ya sekarang seperti apa, sudah lama saya gak kesana lagi, jd gak tau perkembangannya. Cuma pernah lewat sana, biyuuhhh, makin rame saja yaa.. sampe antri panjang.. :)

Setelah itu berbekal info dari temen, ada namanya BURGER BUND-DER INDONESIA, lokasinya di Jl. Bengawan Solo, belakang rumah sakit lavalette, deket SMP 5 Malang. Enak! itu kata yang bisa menggambarkan rasa dari burger ini sampai gigitan terakhir.  Apalagi disini ada patty beef yg krispi, jd habis dipanggang, celum telur balur bread crum dan goreng, jdnya krispi. Rotinya empuk, lembut. Harga waktu itu kisaran belasan ribu rupiah, masih hamil si Akilla, 3thn yg lalu berarti hihihi, lama sudah tak kesana karena setiap kesana selalu tutup, gak setiap hari bukanya. Dan kalau disini siap-siap antri luamaaaaaaaaaa... walaupun saya lihat penjualnya cekatan sekali, tp tetep tidak nututi karena begitu banyak yang membeli, akhirnya antri deehhh.. Oia, disini sepertinya emang harus di bawa pulang, karena gak ada meja kursi.

Setelah ituuu... luamaaaaaaaaaaaaaa gak beli burger lagi. Akilla lahir, saya mulai belajar baking lagi. Dan akhirnya bisa bikin burger sendiri. Saat Akilla sudah bisa makan semua makanan orang dewasa, ternyata dia seneng banget sama yang namanya burger! Selalu saya sempetin bikin, dan Akilla adalah penggemar setia burger bikinan Mamanya hihihi. Sampaiiii, kalau Mamanya lagi malas bikin, dia nagih terus, terpaksa saya beli burger juga buat nutup mulut si Akilla wakakakak. Oke selain di BURGER BUTO saya taunya di BIG BURGER Jl.Soekarno Hatta. Nyobalah beli disana karena lihat gambar di promonya bikin ngiler. Dengan harga 13rb atau 14rb (maaf lupa hihi), dapat 1pcs big burger dengan keju slice di dalamnya. Gigitan pertama, Akilla bilang, "sudah, ma. mama saja" Hmmm...  Untungnya saya juga pesan nasi goreng dan mie goreng, jd Akilla masih ada pilihan makanan lainnya. Selanjutnya saya dan bapaknya Akilla yang nglanjutin makan itu burger. Bener saja, rasanya menurut saya gak "pas" entah apa yang membuat gak pas. Untuk doughnya sih empuk, gak manis. Tapi pattynya rasanya kurang pas di lidah saya. Asin nggak, pedes merica enggak, rasa bawang jg enggak. hehe. Bawang bombay goreng tepungnya alooooooooottt pakai benget. Sudah di goreng berkali-kali sepertinya, untuk di hangatin ulang. Begitu pula si patty, sudah matang tinggal menghangatkan saja bukan dari daging trus dipanggang. Okedeh, cukup sekali saja makan burger disini hehe.

Kebetulan saya juga mengikuti sebuah grup tentang wisata kuliner di Malang. Disana saya memperoleh info kedai burger yang baru saja buka tp mendapat testimoni yang mengatakan bahwa burgernya enak. Waahh, kebetulan nih, Akilla lagi nagih burger lagi. KEDAI MEET LOVER nama kedainya, lokasi KedaiML Jl Trunojoyo 35 di daerah perempatan klojen, jadi satu dengan kantor penjualan tiket bus kramat jati, sebelah kongkow cafe. Jadi daerah sebelum stasiun kota malang. Buka setiap hari jam 16.00-23.00 Pertama dateng, pelayanannya bagus, masih muda-muda :). Saya pesan yang patty beefnya berat 70gr. Harga 13rb. Ada beberapa pilihan menu burger dengan patty ayam atau daging dengan berat yang berbeda, tentunya dengan harga yang berbeda pula hehe. Saya kesana pas gak ada promo, padahal beberapa hari sebelumnya, menurut infonya, ada promo beli satu beef burger free satu chichen burger. Aaahhh, bukan rejeki saya haha.  Sambil nunggu burger matang, ternyata si Akilla kebelet pipis. Numpang kamar mandinya, ternyata bagian dalamnya luaasss tp sereeemmm, kamar mandinya kamar mandi tua, dan gak ada lampunya. Akilla pipisnya aja di depan pintu gak berani masuk. hahaha.. Saya saja memberanikan diri ngambil air buat nyiram lantai dan cepet-cepet pergi dr sana :D. Setelah dari kamar mandi ternyata burgernya sudah siap, tinggal bungkus dan bayar. Nyampai rumah, Akilla langsung semangat mangap ombo, dan "enak, ma" sambil terus ngunyah. Saya juga nyicipin dong hihihi. Beneran enak, daughnya lembut, berserat, empuk jadinya. Patty dagingnya juga enak. Berasa banget daging sapi dan cincangan bawang bombay. Rasanya pas banget antara patty, mayo, sayur, tomat, timun dan saos sambal/tomat. Disertai saus sachetan di boxnya. Enak lah intinya.. 8/10 nilainya bagi saya.. :). Patut untuk kembali lg kesini hihihi
Dan ini si Akilla waktu makan burgernya,
Saking senengnya, sampe ngeblur fotonya :D


Setelah ituuuuuuu.. gak pernah jajan burger lagi, sampai kemaren itu penasaran beli burger yang warnanya hitam si Burger Shot.

Sekian sekilas info dari burger ke burger yang pernah saya beli dan saya makan.. Next kalau ada kedai burger lain dan saya beli, insyaallah saya posting lg biar jd referensi buat temen-temen yg suka wisata kuliner khususnya burger. Dan yg perlu di garis bawahi, rasa itu relatif ya.. disesuaikan dengan lidah masing-masing orang. Dan ini menurut lidah saya.. :)

Selamat berwisata kulineeerrr! Jangan lupa saya di ajak yaaaaa... hihi

Tuesday, April 22, 2014

REVIEW: BURGER SHOT

BURGER SHOT, kill your hunger!  Tepat di perut Akilla! mungkin itu kata-kata yang tepat saat saya membeli burger ini. Setelah 5hari makan hanya sesuap atau bahkan tidak makan karena batuknya. Dan setiap kali di tanyai makan apa, dia bilang gak mau makan, mau main kereta api saja! euuhh.. pusing emaknya.. Tapi saat di ajak ke kedai burger, dan di sodori burger, dia gak sabar untuk membuka mulutnya lebar-lebar, "mangaaapp ombo gini ya, Ma" #sambil membuka mulutnya hihihi. Segigit demi segigit dia kunyah burgernya sampai hampir 1/3bagian masuk dalam perutnya. Alhamdulillaaahhh.. :). Itu berarti burger ini masuk kategori enak di lidah dia hihihi.

Oke, back to review burger shot. Saya tertarik membeli burger ini karena warna hitam doughnya alias roti burger. Berbeda dengan burger lain yang pernah saya beli. Terus terang ya, kami (saya dan suami) dulu pernah berencana membuka kedai burger dengan roti yang warnanya hitam! Karena waktu itu lagi hits banget makanan bertema "setan" alias pedas. Jadi kenapa enggak si burger juga di tampilkan dengan tema gotik alias hitam. Tapiiii itu hanya rencana belum terealisasikan. Ah sudahlaahhh :) Ternyata sekarang ada burger hitam, dan ekspresi suami saat tau burger ini hanya senyum datar :D

Lokasi dari kedai ini di Jl. Terusan Borobudur no.65 Malang. Tapi setiap kali lewat tidak pernah tau di mana tempatnya, mungkin waktu itu lagi tutup. Sampai kemaren itu sepulang latbar jelly art, mampir ke rumah om Somy di jl Gajayana, pulangnya pasti lewat sini, tengok kanan jalan, akhirnya saya menemukannya! hihihi. Tepat depan ruko-ruko yang dulunya warung pojok, sekarang jadi deretan ruko salah satunya indomaret dan kaizen. Sebelahnya serabi notosuman dan warung padang.

Monday, April 21, 2014

PANDAN BREAD PUDING

Ini adalah makanan yang pertama kali saya bikin saat masih belajar bikin kue. Simpel, mudah dan pasti suksesnya hahaha. Karena berbahan roti tawar, susu uht, gula dan telur. Untuk rasa atau toping bisa disesuaikan dengan apa yang ada, bisa apel, nangka, pisang, kismis, keju, cokelat, apapun bisa masuk deh. Dan sudah lama saya gak bikin bread puding lagi. Hari ini bikin lagi karena ada stok roti tawar pandan yang tidak terjamah. Beli ini karena Akilla pengen roti bikinan mamanya, tp ternyata sudah tertelan di perut bapaknya :D. Akhirnya belilah roti tawar pandan ini. Dan apa yang terjadi setelah itu, cuma satu gigit doang! Hiyuuhhh.. Selebihnya gak ada yang makan, baik saya maupun bapaknya :D Baiklaaaaahhh, harus di olah ini biar bisa kemakan. Untuk memulaan, setelah Akilla sembuh dari batuk, bikin bread puding aja, karena gak mengandung lemak/minyak.



INHALASI VS LATBAR JELLY ART LANGSUNGENAK

Lho kok sampai di inhalasi? Emang sakit asma? Kalau cuma batuk gak perlu di inhalasi, nanti sembuh sendiri. Whateverlah kata mereka. Banyak pendapat mengenai inhalasi atau bahasa awamnya di uap. Kami memutuskan di inhalasi untuk Akilla karena batuknya sudah berkepanjangan dan sering banget, sampai gak bisa tidur, gak mau makan. Ngekel, gitu bahasa jawanya. Kasian banget saat liat dia batuk sampai wajahnya memerah, pasti dada dan perutnya sakit banget. Jangankan anak kecil yang sakit batuk sampai segitunya, yang tua aja kalau sakit batuk rasanya ampun-ampun. 

Nah Akilla ini masih belum bisa memuntahkan dahak, akibatnya ketelen lagi, gatel lagi tenggorokannya, dan batuk lagi. Begitu selanjutnya. Dan batuk kali ini di sertai demam sampai 38,9 derajad Celcius. Akilla belum pernah batuk diseritai demam tinggi, biasanya batuk hanya 1-2hari sudah baikan. Cukup saya terapi jemur matahari pagi, minum air anget. Kalau udah rada sering batuknya, saya beri minum Ambroxol syrup. Tapi kali ini, 2 hari batuk ngekel dan deman, saya masih terapi di rumah dengan jemur matahari, minum air anget, minum ambroxol syrup dan paracetamol saat termometer menunjukkan angka diatas 38derajad celcius. Tapi belum ada perubahan, akhirnya hari ke-3, saya bawa ke dokter di RSIA Puri Bunda, obatnya masih sama cuma di tambah dengan anti radang. Sampai hari ke-4 tidak ada perubahan sama sekali, malah makin menjadi. Baiklah, keputusan kami akhirnya jatuh pada diuap saja. Saya bawa ke rumah sakit tersebut kembali, tp kok ya di lempar sana-lempar sini, gak ada perawat atau dokter jaga, ruangan inhalasi malah di kunci, tanya resepsionis, cuma suruh nunggu. Lha yang ditunggu ini siapa, dimana orangnya? Duuhh!! Mana Akilla makin batuk aja. Akhirnya langsung ke RS Lavalette. Disana langsung masuk IGD, dan cepat di tangani. Kasih obat di alat yang namanya nebulizer, pasang selang dan taruh di hidung dan mulut Akilla, pencet tombol "ON", uap mulai muncul dan alhamdulillah Akilla gak nangis, bahkan dokter dan perawat pada komentar, "pinter, gak nangis blas" hihii.. Pengen sembuh! itu yang ada di pikiran Akilla, mungkiiinnn hihihi. Sekali diinhalasi rada berkurang batuknya, dia mulai bisa tidur, cuma sesekali aja bangun dan batuk. Di inhalasi ulang 8jam kemudian. Dan untuk malam ini Akilla dan mama-bapaknya bisa tidur rada angkleerrr, setelah malam-malam sebelumnya gak bisa tidur nyenyak. Hari ke-2 diinhalasi batuknya jauuuuuuhhh berkurang, cuma sesekali saja batuknya. Dan hari ke-5 ini Akilla bisa tersenyum, mau bergerak dari tempat tidurnya dan sudah tidak demam lagi. Alhamdulillaaahhh.. Tapiii, tetap masih gak mau makan. Akibatnya berat badan yang naiknya ogah-ogahan, langsung terjun bebas 1,5kg. hiks. Gak papa deh, nanti pasti doyan makan lagi dan genjot berat badan lagi. Dan total diinhalasi sebanyak 4kali.


Wednesday, April 16, 2014

SIOMAY

Ini akibat ngiler sama postingan temen-temen yg pada upload foto siomay. Kebetulan juga bahan-bahan semua ada di kulkas. Tinggal management waktu aja, supaya makanan yg ada di meja gak ada yang tersisa. hihihi.. Kalau bikin dobel-dobel kan sayang, pasti ada yg gak kemakan. Dan mulai kemaren Akilla batuk, Mamanya gak bisa sedikitpun bergeser dari tempat dia, termasuk masak. Alhasil semua makanan beli mateng. Hari inipun juga begitu, gak belanja, gak masak. Tadi pagi cuma sarapan sama sayur asem. Akilla makan cuma sesuap. Siangnya, mumpung Akilla bobok, Mamanya buru-buru uplek bikin siomay. Berharap saat Akilla bangun, siomay mateng, Akilla nafsu makan, krn siomay dia suka. Eh tapi eh tapiiii... sami mawooonn! Dia seneng saat saya bilang bikin siomay dan dia jawab mau makan. Ehhmmm.. cuma habis 1bakso + 1/2 siomay. Sudah! Perutnya kenyang, kata si Akilla. Ya sudah, Mamanya saja yg menghabiskan.. hihihi.. 


Tuesday, April 15, 2014

ROTI HIME

Hime? Apa itu Hime? Hime adalah salah satu merk dari produsen tepung Sriboga. Ini jenis tepung terigu protein tinggi, sekelas dengan tepung terigu protein tingginya jepang, merk komachi. Jadi cocok banget buat roti. Sudah ada logo halal MUI, jd aman laahh.. :). Sayangnya produk ini masih tidak banyak di jual di TBK atau supermarket. Saya beli tepung ini dari temen, Mb Cincha Sheehan, yg dia memang memasarkan produk ini. Jadi untuk diluar malang bisa beli online.

Akilla lebih seneng rerotian daripada cake. Burger, pastilah hihihi. Dan roti manis isi cokelat/selai. Kalau mamanya gak bikin selalu merengek minta belikan S*riR*ti. Duh, makin hari makin mahal aja. Sebungkus harganya 12rb, wiiihhh bisa beli tepung sekilo itu. Dan kalau dibikin roti bisa jadi banyaaaakkkk... hihihi. Dasar emak-emak yaaa... itung-itungan mluluuu. hihihi. Tapi gak papa-lah mending bikin sendiri, bahan yang di gunakan kita sudah tau kebersihannya, insyaAllah aman bagi anak dan keluarga kita. Apalagi kalau pakai tepung hime ini, aseliiiiii deh hasilnya tak kalah sama produk pabrikan yang harganya mahaaalll... empuukkk, nyempluuukk, seratnya bagus banget! Gak rugi hasil nguleni pakai LG alias Lengan Gede wakakakakak. Seperti ini rotinya, ini pakai isian cokelat,


Monday, April 14, 2014

TAHU BAKSO GORENG

Ini cemilan semalam yang memanfaatkan apa yang ada di kulkas, bikinnya cepet, hasilnya pada suka. Ada ayam cuma 125gr dan tahu goreng. Biar tetep ada seratnya di campur wortel. Sip deh bikin tahu bakso saja. Dan sepertinya makin sip karena di kulkas ada bumbu kacang, sisa bikin sate ayam. Bukannya sisa sih emang sengaja bikin agak banyak. Nah sewaktu-waktu pengen sambel kacang atau saus kacang tinggal "plung" jadi deh. hehe.

Bikinnya cepet, tinggal chopper daging ayam dan wortel, kasih tepung kanji/tapioka.sagu, putih telur, bumbu, aduk rata, isi ke tahu goreng. Kukus sebentar, mateng, dinginkan, potong-potong goreng sreeeeeennnggg.. Jadi deh tahu bakso goreng yang kreesshhh kreesshh kriuk.. Cocol saus kacang makin siiippp.. 


Friday, April 11, 2014

BEBEK GORENG SINJAY ALA NANDANGWUYUNG

Bebek goreng adalah salah satu makanan kesukaan kami, saya dan suami.  Dulu waktu masih hamilnya si Akilla hampir setiap minggu makan bebek. Eh gak setiap minggu sih, setiap kepengen hahahaha. Beli di bebek goreng pak slamet. Yang jadi andalannya itu bebek goreng sambel korek. Bebeknya enak, empuk, sambelnya nyoosss.. Tapi makin lama kok ya makin mahal saja hiks.. Dan setiap kesana slalu kehabisan bagian dada, yang ada tinggal bagian paha. Padahal yang tebel dagingnya kan dada hihihi. Malah pernah juga kehabisan, padahal masih sore pula. hmm.. Sekarang kalau pengen bebek beli di warung lalapan pinggir jalan, rasanya lumayan sih, tp ya emang tidak seempuk bebek goreng pak slamet. Yang penting masih bebek lah, bukan gajah wakakakak.

Nah, tadi pagi itu belanja di tukang sayur kok gak ada minat di beli. Ada hati sapi dan saya beli, tp urung saya olah, langsung masuk freezer saat penjual ayam kampung lewat depan rumah. Rencananya beli ayam kampung saja. Eeehhh, kok tinggal seekor dan gedhe bangeeettt.. ayam babon. Enak sih besar tp harganya yo besar hihihi. Jadi pandanganku beralih ke bebek. Yang postur tubuhnya lebih langsing ketimbang ayam babon hihihi. Beli seeokor deh. Langsung punya ide dimasak bebek goreng sinjay saja. Nyoba bereksperimen bumbu bebek goreng sinjay berbekal pernah makan bebek sinjay yg asli :D. Ehh, kok ya bahan-bahannya pada gak punya. Syukur alhamdulillah ada tukang sayur lewat, padahal tadi udah siang, jam 9.30-an. Beli bumbu-bumbunya deh.. Tapiii, ditinggal njemput Akilla sekolah dulu, abis itu siap tempurrrr!!

Thursday, April 10, 2014

OLOR GORENG


Olor bagi sebagian orang adalah sesuatu yang asing. Saya juga begitu. Berawal 2tahun yang lalu baru pindah ke rumah ini, tukang sayur nawarin, "olor, mbak?" / "Olor? apa itu olor?" Si tukang sayur langsung menunjukkan seperti apa itu olor. Bentuknya mirip pipa, panjang, putih, lembek. Ternyata itu adalah sumsum tulang punggung sapi. Ya saya jadi tau. Dan akhirnya setiap tukang sayur bawa olor saya selalu membelinya. Waktu itu Akilla masih full ASI belum MPASI. Jadi itu hanya untuk mama dan bapaknya saja hehe. Tapi setelah Akilla MPASI bahkan sudah makan makanan keluarga eeehh si olor ini susah di temui. Selain tukang sayurnya jarang lewat sini dan saat lewat sinipun gak pernah bawa olor. Mau beli di penjual sapi di pasarpun susah mendapatkannya, harus pesan dulu. Kenapa saya mencari si olor ini kembali? Karena Akilla pasti suka dengan makanan yang teksturnya kenyil kenyil hihihi. Dan katanya olor ini banyak khasiatnya, bisa buat obat, katanyaaa... saya sendiri gak paham untuk obat penyakit apa hehe. Ntar browsing ah apa manfaat dari si olor ini.. :)

Dan ternyata ibu dari teachernya Akilla adalah seorang penjual sayur di rumahnya. Iseng-iseng tanya, apa jual olor? Ternyata jual, tp harus pesan dulu. Gak tiap hari ada. Baiklah tak apa. Lebih dari seminggu baru ada. 250gr harganya 10rb. Sedikit ternyata, cuma cukup skali makan bagi Akilla hihihi. Abis di buat lauk lanjut di cemilin. Enak katanya, kenyil-kenyil hihihi.. Habisin deh Nak, selama kamu seneng. Aahhh ternyata begini ya jadi orang tua, apa yang di sukai anak, para orang tua rela cuma nyicipin sepotong. hihihi.. Dulu saya suka marah sama Ibu, kenapa makanan kok gak di makan. Jawabnya ibu waktu itu sih sederhana, "nggak, buat kamu aja". Pikirku waktu itu, kalau ada makanan ya di makan aja, gak usah disisa-sisain. Ternyataaaa... saya baru nyadar sekarang, apa yang anak suka, orang itu terutama si Ibu pasti menyisakan untuk si anak saja. Ibunya mending makan sama sambel aja.. hihihi.. Gak segitunya sih ya.. :D

Tuesday, April 8, 2014

CHICKEN BURGER

Burger lagi.hihihi.. Yah mungkin burger adalah varian rerotian yang paling sering saya bikin. Alasan pertama, bentuknya simpel, gak pakai bentuk-bentuk, cukup di buletkan saja hehe. Dan yang kedua, Akilla doyan banget sama burger. Sering banget minta bikinin burger. Kalau gak bikin sekarang, besok di tagih lagi dan besoknya terus begitu sampai Mamanya bikin. Kalau pas malas bikin akhirnya ya beli laahhh.. Dari beberapa kedai burger yang pernah dia makan, dia bisa mereview mana yang enak dan nggak. Dia gak bakal bilang gak enak sih, cuma paling cuma dimakan segigit trus disodorin ke Mamanya. Ehhmmm.. Kalau enak ya dia makan terus sampai dia kenyang. Kalau bikinan Mamanya itu pas untuk porsi dia, jd pasti habisnya. Itu berartiiii??? hihihi...

Yang bikin Mamanya terus semangat adalah saat seperti ini,
"enak, ma" sambil makan dan itu ucapan yang bikin mamanya bangga haha..
"enak mana bikin sendiri atau beli?"
"hhmmm... #sambil_mikir. Enakan bikin ndiyi" #sambil terus ngunyah sampai habis.

Kali ini bikin cuma sedikit, 150gr tepung. Karena cuma punya daging ayam cuma sekitar 200gr saja. Dan gak dibikin model nugget seperti yang sebelumnya. Tp di panggang langsung diatas teflon. Kalau bikin nugget bisa jadi banyak, karena kan diiris tipis-tipis. Tp kalau panggang di teflon selain campuran bread crumnya juga sedikit, kalau tipis banget yo gak berasa makan daging hehe. Jadi, disesuaikan saja untuk adonan rotinya. Masih menggunakan  metode water roux dan di balik karena dengan metode ini hasil rotinya lebih lembut dan empuk. Untuk basih resepnya masih sama, cuma kali ini disesuaikan dengan jumlah tepung yang di gunakan. Dan biasanya saya mengandalkan tenaga LG alias Lengan Gede hahaha.. Kali ini saya pakai mixer, dikit soale, mixernya masih ngatasi hehe.


AYAM BAKAR SAMBEL BAWANG

Late post itu intinya hihihi.. Ini adalah makan malam kami untuk tadi malam :D. Cukup simple tp semua pada suka bahkan nambah nasi. Apalagi pakai sambal bawang yang nyos di mulut. Lho ayam bakar kan enaknya pakai sambal terasi. Yes, i know that.. tapiiii sayangnya saya gak bisa bikin seaduhai bikinan ibu ataupun di warung-warung lalapan sambal terasi. Takaran dan bahan sudah hampir sama, tp rasa begitu beda. Ulekannya yang bikin beda, mungkin yang di warung itu nguleknya sambil goyang wakakakak. Dan tak ada pilihan lain selain bikin sambal bawang, karena suami cocoknya ya sambal bawang ini daripada sambal terasi hihihi. Apapun lauknya deh, pokok'e sambal bawang :D. Minumnya teh anget.. 

Thursday, April 3, 2014

RE-BROWNIES

Re-Brownies? Maksudnya? hihihi.. Recycle brownies maksudnya.. Alasan yang di gunakan hampir sama dengan postingan yang sebelumnya. Iyah, bikin cake tp gagal! wkwkwk. Ceritanya kapan hari Akilla minta dibikin kue, tp mamanya lagi malas bikin. Akhirnya jatuh pada pilihan bolu kukus mekrok. Dengan metode all in one, kukus, beres. Ternyata, tepung yang ada dirumah itu hanya protein tinggi, mau beli tepung protein sedang di warung sebelah kok ya pas tutup. Ya sudah nekat bikin. Dan apa yang terjadi? Mekar sih mekar, tp gak beraturan mekarnya. hehe.. Dan pasti berpengaruh pada rasa, rasanya lebih padat, bikin kesereten haha.. Pas baru matang anget-anget gitu gak terasa sih bedanya, tp pas udah dingin berasa banget. Alhasil masih banyak sisanya. Mau dikasih tetangga ini kok ya gak sopan banget, masa kue seret begini dikasihkan. Dari pada masuk tong sampah karena tak terjamah, mari diolah kembali. Kebetulan juga pas ada challenge #3 YKMK, "Your Kitchen - My Kitchen", salah satu grup masak di facebook. Yang bekerja sama dengan ChefMate Chocolatte.

Wednesday, April 2, 2014

MARTABAK TELUR

Ini adalah ilmu hasil cooking classnya si Akilla hari sabtu kemaren. Di sekolah sih sebenernya cuma anak-anaknya aja yang praktek, sama para teacher tentunya. Tapi berhubung saya kenal sama para teacher-teachernya, karena rumahnya tetanggaan, saya di ijinkan mengikuti cooking class, sekalian bantu-bantu. Aaahhhh, saya senang sekali, memang saya lagi kepengen bisa bikin martabak telur seperti di penjual martabak itulho.. adonan tepungnya di puter-puter. hihihi. 

Kenapa bikin martabak telur untuk anak playgrup/TK? Kan bahaya kena minyak panas. Aahh, tidak seseram itu kok. Anak-anak cuma diminta bantuin ngupas bawang pre, pakai tangan tentunya. Nguleni tepung, walaupun hasilnya ya begitu deh hihihi. Suwir-suwir jamur. Bukan masalah masakan apa yang di olah, tp mengenalkan jenis-jenis bahan makanan yang dipakai. Selain juga untuk membiasakan diri agar mengutamakan makanan homemade, ketimbang beli jadi. Dan yang paling penting, salah satu teachernya, teacher Evi, adalah anak penjual martabak! Yeess!!! ini yang penting! biar ada yang ngajari gimana caranya hihihi. Setelah semua selesai, cuci bersih, siap di olah. Anak-anak diminta memperhatikan step by stepnya. Karena nanti akan di tanyai oleh teacher mereka. Seneng banget liat anak-anak.. Sumringah dan bersemangat sekali. Satu martabak telur matang, tangan mungil mereka pada jahil untuk mencuilinya hihihi.. Sambil tanya, "teacher, aku mau ya.." hihihi.. "nanti dulu, tunggu semuanya selesai, trus makan bersama". Dan sebelum bikin martabak telur, teacher Tia, sudah bikin mie goreng terlebih dahulu, jadi nanti makan bersamanya dengan menu mie goreng + martabak telur. Nyam nyaammm nyaaaaaaaammm.. 

Dan inilah ekspresi si Akilla saat cooking class kemaren,

Friday, March 21, 2014

PUFF PASTRY

Lagi jingkrak-jingkrak kegirangan karena berhasil bikin pastry sendiri! yey yey yey!! #lunjak_lunjak 
Mbahmud sudah berkenan hadir di rumah ini, jadi saya bisa berkreasi lagi. Setelah pagi bikin Kaki Naga, sorenya nguplek tepung lagi jadi puff pastry. Setiap kali ke TBK selalu megang puff pastry kemasan tp selalu saya urungkan untuk membelinya. Karena apa? kok mahal banget sih. Maklum kantong cekak. hihihi.

Awalnya dulu pengen bikin France croissant yang pakai ragi instan dan dikulkasin dengan waktu yang cukup lama. Hauuhhh.. sanggupkah saya? hihihi. Bahan-bahan sebenernya sudah ada, tinggal eksekusi aja. Tapi masih maju mundur. Akhirnya beranjak juga untuk menggunakan margarine
pastry yang anteng tak tersentuh hehe. Dan ada pisang yang beberapa hari lalu beli di ibu sayur, hanya berkurang beberapa biji saja untuk di goreng krispi dan di makan begitu saja sama si Bapak dan Akilla. Daripada keburu kulitnya menghitam dan membusuk, segera di berdayakan deh. Bikin apa? Pisang Bolen! Let's go!

Kaki Naga

Seneng banget setiap lihat postingan mbak Diah Didi di www.diahdidi.com. Bukan hanya cake yang di posting, tp jajanan harian dan masakan harian. Yang paling seneng sih masakan hariannya itu. hehe.. Buat inspirasi. Apalagi buat makanan si Akilla. Kalau emak bapaknya mah apa aja masuk. Eh enggak juga sih, bapaknya juga rewel masalah makanan. Tapi apa yang saya masak ya dia makan. Gak ada yang lainnya soale. hihihi.. Kalau Akilla sih gak pernah rewel masalah makan. Cuma kadang bosan aja yang dimakan muter itu-itu aja. Tetep dimakan, tp gak bisa sebanyak makanan yang dia suka. Dan websitenya mbak Diah Didi ini membantu banget. Thanks banget, mbak :)

Begitu juga makanan satu ini, dapat resep dari web tersebut. namanya Kaki Naga, lucu ya namanya. Padahal gak ada mirip-miripnya sama kaki naga. Eh gak tau juga ding, wong saya gak pernah tau seperti apa naga sebenarnya, taunya cuma di film kartun doang hihihi. Nontonnyapun bareng Akilla :D. Dan saya gak tau seperti apa sebenarnya rasa kaki naga yang biasa di jual-jual itu karena gak pernah beli. Yang pasti bikinan saya ini Akilla sekali makan habis 3tusuk hihihi. Itu saja sudah bikin senang :)

Beli ikan tengiri sebenarnya mau buat siomay, tapi ternyata belum beli kulit pangsitnya. Otomatis langsung masuk freezer. Dan hari ini kebetulan di ibu sayur kok gak ada yang tertarik untuk di beli, cuma beli tahu dan kecambah aja. Mau bikin apa pula. Entahlah, masuk kulkas aja dulu. Buka freezer inget ada ikan tengiri. Okehdeh, di tawing dulu deh. Untuk jenis ikan begini tawingnya gak begitu lama. Cuma kali ini gak punya udang, adanya udang rebon kering. Inget! udang rebon kering bukan ebi! Ntar saya di bombardir lagi karena salah menyebutkan jenis udang seperti pada postingan rempeyek ebi. Wong saya ini gak tau kalau itu namanya rebon. Saya taunya ya ebi dan urang gremut, karena disini nyebutnya begitu. Jadi, diresep mbah diah didi saya skip udangnya.


Thursday, March 20, 2014

PTC dan MarMut untuk Posyandu Anggrek

Dapat giliran bikin jajanan posyandu perumahan taman anggrek. Bikan giliran sih, cuma siapa aja yang bersedia nyumbang jajanan buat bocah-bocah lucu yang ikut posyandu. Begitu senangnya lihat anak kecil-kecil habis ditimbang dapat kue. Akilla juga begitu. Jadi mereka semangat ikut posyandu biar pulangnya dapat kue, apapun kuenya. Polos banget wajah mereka. Dan tergeraklah saya untuk mengacungkan jari saat ada pertanyaan, siapa yang mau nyumbang kue buat posyandu bulan depan.

Sudah terfikir dari bulan lalu mau bikin martabak manis imut dan puding telor ceplok karena anak-anak pasti suka jajanan seperti itu. Resep masih menggunakan yang lama. Bisa di klik link diatas ya.. :) Dan untuk step by step bikin puding telor ceploknya ada disini. Kali ini cuma pamer foto aja :D. Dan sebagian adalah hasil jepretan si Akilla. Sudah bisa memfokuskan objek ternyata dia, walaupun masih banyak pula yang ngeblur. hihihi..GodJob, nak!

Oke, pembukaan dengan foto ini.. 


Tidak salah lihat, itu adalah rak jemuran baju. Asik kan? hihihi.. Tak hanya bisa buat jemur baju, tp bisa juga buat rak kue hihihi.. Beginilah nasibnya jika tidak punya meja buat naruh beberapa loyang kue. Lumayan tidak begitu banyak makan tempat jadinya.. hehe

Wednesday, March 19, 2014

Pisang Goreng Kriuk

Malang musim hujan sudah mulai lagi. Pagi sampai siang sih gak hujan, malah panas. Tapi sore hujan deres banget. Dan saat itulah diriku meleerr.. Enggak meler sih, cuma hidung berasa buntu gak bisa nafas lancar. Yah, resiko punya penyakit alergi ya begini ini wes.. Kena dingin hidung mampet, kena debu gebres gebres. Digigit nyamuk mbekas hitam di kulit.. hadeehh.. Untungnya gak alergi duwiitt wakakakak.. Dan kalau udah dingin begini, hidung mampet, jadi memperlampat pergerakan tubuh plus stamina jadi berkurang. Akibatnya, malas mau ngapa-ngapain. Masak cari yang super simpel atau nggak beli mateng hahaha..

Tapiii yaa.. berhubung dirumah ini penghuninya sudah terbiasa dengan cemilan. Slalu aja ada yang tanya bikin cemilan apa? Doohh! Apalagi si Akilla beberapa hari ini minta roti, minta burger katanya. Hmm.. Rempong bener mau bikin burger, belum lagi bikin patties nya, belum lagi bikin mayonaise (yang kebetulan pas habis). "Bikin burger yang ada sayurnya ya, ma".. Oalah le le.. mama iki irunge buntu :p. Ya cuma aku jawab, iya besok besok dan besok haha..

Dan tadi pagi kebetulan ibu sayur bawa pisang candi/tanduk. Belilah saya. Mau bikin apa? Entahnya.. tergantung mbahmut hihihi.. Akilla minta roti pisang! duuhh! roti lagi, males nguleni hihihi. "Pisang goreng aja ya.. ada kriuknya"/"iya wes". Yes!! Kagak perlu nguleni! haha

Pulang sekolah langsung bikin, ditungguin sama Akilla. Jadinya cuma sepiring ini dan langsung "kriuk-kriuk". "enak, ma.. kriuk kriuk" hehe..

Thursday, March 13, 2014

Rempeyek Ebi

Setelah sekian lama kambuh males buat moto, posting dan ngeblog. Sekarang ada sedikit niat untuk ngeblog. Hanya sedikit lho ya.. haha.. Sebenernya tetep masak-masak sih, tetep bikin kue, malah ada yang pesanan segala. Tapi ya itu karena M itu.. ya si Malas itu.. hehehe.. 

Minggu lalu sebenernya ada pesanan apem selong, tp dilalah lupa gak kepoto, keburu diangkut kerumah sang pemesan. Trus hari minggu kemaren juga bikin kue untuk silatuhrami keluarga Jember ke keluarga Pasuruan. Jadi saya diminta Ibu untuk bikin kue untuk buah tangan. Ada chiffon cake pandan topping keju dan topping DCC plus cerry, kue tampah (onde-onde, kue sus bunga, kue lumpur pandan dan original serta kue ku) dan bika ambon. Fotonya mana? Ada sih, tp karena keburu-buru jadinya jelek semua. huhuhu..

Baiklah, saat inipun masih ada rasa malas, tp masih ada niat untuk memposting karena masih malas buat memfoto. Bikin rempeyek ebi pilihan kali ini. Jadi fotonya gak pakai di model-model :p hihihi.. Ala kadarnya banget, langsung dari atas tampah wakakakak


Friday, February 28, 2014

Chiffon Cake Potong

Beberapa hari ini kenaren bikin cemilan gak ada memuaskan. Entah itu salah takaran, hasil uji coba atau apalah itu yang jelas hasil akhirnya saya kurang puas. Sampai-sampai saya begitu malas mau bikin cemilan lagi. Dan akibatnya? Si Bapak dan Akilla selalu klimpungan cari cemilan. "Killa makan apa, ma?" It's means dia mau cemilan hahaha. Si Bapak juga gak mau kalah, malam-malam buka kulkas, liat meja makan, tempat kue, "gak ono panganan, dek?" It's means dia juga cari cemilan. wakakakak. Dan berakhir ngluarin motor, "aku arep tuku gorengan" wakakakak.

Akhirnya tadi pagi, saat Akilla sekolah, emaknya nguplek bikin chiffon cake. Dasar senengnya uji coba mlulu, hasilnyapun kurang memuaskan. Seharusnya chiffon cake di taruh loyang tulban yang bongkar pasang tp saya pakai loyang kotak 20cm. Alasannya sih simple, bikin cuma sedikit trus pengen cake potong atasnya pakai topping keju yang banyak. Kalau chiffon cake tulban, kejunya paling cuma di taburi atasnya aja dan kurang banyak kejunya. Tapi apa akibatnya? walau loyang sudah di balik, tetep aja si chiffon ini gak mau tinggi mengjulang seperti pakai loyang tulban. Hiks. Tapi untuk rasa masih juaraaaa!! Lembut pake banget wakakakak. Seperti ini nih tampilan tekstur cakenya, kelihatan lembutkan? hihihi *kepedean :p


Tuesday, February 25, 2014

PIE SUSU GFF


Dari Akilla bayi sudah bergabung di suatu grup balita yang membahas makanan sehat home made untuk MPASI dan balita. Grup tersebut sangat berperan dalam MPASI home madenya Akilla. Sampai Akilla sudah bukan lagi MPASI. Sudah makan makanan keluarga yang setiap hari saya masak. Dan mulai saat itulah saya perlahan mundur selangkah demi selangkah dari grup tersebut. Dan lebih banyak berkreasi dengan resep-resep baru untuk keluarga. Entah kok ya tiba-tiba ingin berkunjung ke grup itu lagi. Dan tidak sia-sia, saya dapat ilmu tepung free gluten. Iyah, banyak yang sudah mengetahui gluten yang banyak terdapat pada tepung terigu yang saat ini famiar sekali dengan pembuatan roti/cake/mie dan lainnya. Dan gluten tersebut salah satu pencetus diabetes di suatu saat kelak. Iyah sih bukan sekarang kena diabetesnya, tp nanti. hehehe.. Dan yang paling baik dari tepung ini adalah bisa di konsumsi untuk anak berkebutuhan khusus. Yang notabene anak berkebutuhan khusus menghindari makan makanan yang mengandung gluten.  Untuk lebih detail masalah ini bisa gugling sendiri yak! Karea saya sendiri belum begitu paham mengenai hal ini :)

Thursday, February 20, 2014

Kue Lumpur Mini

Ahay, dapat mainan baru nih.. Cetakan kue lumpur mini. Hihihihi.. Imut benget lubangnya, cuma 4cm. Gak cuma buat cetakan kue lumpur sih, bisa juga buat pukis bulat, kue cubit, carabikang, bika ambon, dll. Cumaaaa.. nanti hasilnya mini mini ya.. :)

Dan kali ini saya fungsikan sebagaimana namanya, iya, saya bikin kue lumpur. Tetep dengan resep yang sebelumnya. Lagi emoh uji coba nih, karena pakai resep ini sudah sreg :). Tapi labu kuning di ganti dengan kentang. Dan masih juga menggunakan 2 varian rasa, rasa vanila susu dan pandan. Dengan toping kismis dan keju.


Seperti biasa, kue lumpur ini enak banget kalau di makan panas-panas sesaat setalah diangkat dari cetakannya. Makan sambil ditiup-tiup gitu.. nyam nyam nyam tau tau abis banyak. Akilla aja sekali makan habis 3biji. hihihi

Wednesday, February 19, 2014

Kepiting Asam Manis

Siapa yang gak ngiler kalau liat kepiting asam manis ini? Gurih daging kepiting, manis bumbu sausnya, asam seger dari tomat, sedikit pedas dari merica dan yang pasti ada sensasi memecahkan cangkang capit kepiting. Duuhh sesuatu banget.. 

Mari makan kepiting lagi, setelah sekian lama gak makan kepiting. hihihii. Ceritanya, kemaren sore Bapaknya si Akilla pulang kerja bawa kepiting hidup, katanya beli di pinggir jalan. Alhamdulillah, makasih ya, pak.. hehe.. Akillapun antusian liat kepiting yang selama ini dia tau hanya dari gambar aja. qiqiqi. Tapi dia berhasil mengenali tanpa memberi tahu itu hewan apa. "Kepiting, Ma!" Beneerr, cah ganteng :)

Monday, February 17, 2014

Sate Usus Pelo Ati

Sate usus biasanya jadi cemilan si Akilla kalau lagi nunggu pesanan mie ayam. Dia suka, mungkin karena gurih dan gak pedas. Saya sendiri tidak pernah mengolah yang namanya usus ayam. Saya beranggapan, susah bener ngolah usus. Takutnya ntar bau amis, makanya gak pernah beli. Tapiii, setelah tau Akilla seneng makan sate usus, jadi pengen bikin sendiri. Tanpa searching resep, pakai ilmu kira-kira yang sekiranya saya bisa. Saya beranggapan, kalau masakan yang penting ada bawang merah bawang putih, bawang bombai pasti sedep lah. Tanpa ada patokan komposisi. Beda kalau kita mau bikin kue/cake. Beda resep akan beda pula hasilnya. 


Friday, February 14, 2014

ROTI BURGER VS ROTI UNYIL

Burger lagi? Iyah! Gpp kan? hohohohooo.. Kenapa bikin burger lagi? Karena melampiaskan kekecewaan saat kemaren bikin bluder gagal total. hiks. Kenapa kok gagal, saat masih campur tepung, ragi dan air, tiba-tiba listrik mati. Jadi adonan sementara aku masukkan kulkas sampai listriknya nyala. Dan sudah di tutup plastik warp, biar gak kering. Tapi apa yang terjadi setelah listrik nyala, aku mixer kuning telur. Adonan tepunya gak mau nyatu dengan telur, gak bisa kalis. Aaahh, entahlah.. Aku tetep baking sih, tp rasanya.. hmmm.. sudahlah..

Dan tadi malam aku bikin nugget ayam untuk isian burger. Kali ini gak punya selada, timun, tomat. Cukup diisi nugget ayam dan pakai mayonaise dan saos sajaaa... Begini saja Akilla sudah sukak! hehe.. Sekalian juga buat bekal besok mau ke rumah mbah uti, magetan. Semoga dilancarkan, karena ke magetan melewati kediri yang tadi malam gunung kelud meletus. Bismillah semoga aman.. Aamiin.. 

Oke, back to chicken burger. Saat Akilla sekolah tadi pagi, nguleni bikin roti burgernya. Akilla pulang sekolah tinggal bake. Akilla pasti seneng. Dan beneerrr.. Saat roti mateng, "Killa mau maem roti, Ma". hmmm.. senengnya.. Bentar ya, goreng nugget ayam dulu.. :)


Wednesday, February 12, 2014

Singkong Goreng Keju

Sudah beberapa hari yang lalu sih pengen bikin singkong goreng. Pesan singkong di pak sayur langganan kok ya gak di bawa-bawain. Alasannya belum panen. Sebenernya ada sih pak penjual singkong keliling, tp menurutku singkong yang di bawa pak sayurlah yang rasanya paling maknyuusss.. apalagi kalau di buat singkong goreng begini.. mekar, empyuukkk.. orang-orang bilang sih roti sumbu wakakak.. 

Dan baru hari ini tanpa aku tanyain bawa singkong atau enggak, eh si pak sayur sudah hafal, "mbak, singkong? ini lhoh singkongnya sudah ada". Waahhh, bolehlaahh.. cukup 3rb rupiah sudah sapat satu kilo singkong. Sore ini diolah deh, keburu ngiler bikin singkong goreng soale :D

Puding Telor Ceplok

Setelah kemaren bikin puding telor ceplok buat bazar di sekolah Akilla, hari minggu kemaren bikin lagi buat pesanan temen untuk acara arisan PKK di rumahnya. Okeh deh, mari kembali membuat puding telor ceplok. Masih setia dengan resep sebelumnya. Karena dengan resep tersebut daya jualnya masih terjangkau untuk semua kalangan. Rasanyapun cukup enak. Anak-anak gak kawatir batuk, karena tanpa pemanis buatan dan untuk "kuning telur"nya pakai sirup jeruk botolan bukan essense :)


Monday, February 10, 2014

Pie Susu

Awalnya mengenal pie susu dari bali, yang waktu itu saya makan rasanya masih enak, manis, gurih gitu. Setelah itu baca-baca resep, berlajar di grup LangsungEnak.net akhirnya belajar bikin sendiri. Enak sih, tapi waktu itu kulit pienya mudah hancur. Setelah sekian lama, gak sengaja waktu pulang mudik dari Jember bulan lalu. Ada gerombolan anak kuliahan dari Palembang yang lagi berwisata keliling jawa-bali-batam. Weewww.. senangnya dan pasti anak orang berduit. hehe.. Nah, ada anak cewek membuka bungkusan dan isinya pie susu bali. Disodorkanlah ke Akilla. Yang makan sih si Akilla, tapiiii emaknya boleh juga dong nyicip sedikit. Tapiiii, kenapa kok gak sama yang dulu aku makan yaa... Kulitnya gak empuk, dan yang pasti gak manis.. Ada sih sedikit -sedikit manisnya, susunya gak terasa, gak gurih lagi. Dan yang pasti terlihat, makin tipiiiisss... Ealaaahhh..

Ya sudah nanti kapan-kapan mau bikin sendiri ah, dirumah juga ada cetakan pie kecil-kecil. Tapiii, saya selalu kesulitan membuat pie yang kecil-kecil, kok gak cantik blas gitu jadinya.. hehe.. Mending bikin yang gedhe sekalian deh, berarti harus beli loyang pie yang bongpas, alias bongkar pasang biar mudah ngeluarinnya. Sekian lama gak beli-beli. Keburu pengen bikin. Akhirnya, kemaren bikin juga. Pakai cetakan apa? Hahaha.. *malu*. Pakai saringan santan yang dari alumunium itu wakakakak. Cuma tingginya separuh aja, biar cepet mateng dan gak kebanyakan cairan. Dari 200gr tepung terigu jadi satu loyang 18cm dan 8buah pie kecil-kecil. Lumayan lah, buat cemilan. Akilla dan bapaknya suka, apalagi setelah masuk kulkas, dingin-dingin manis enak deh.. hehe.


Saturday, February 8, 2014

BAKSO IKAN

Gini inih kalau jari ibu rumah tangga. Tiap hari pasti dituntun pintar memutar otak untuk membuat menu makan harian. Dan belanjannya di tukang sayur yang tiap hari lewat depan rumah. Yang dijual ikan, ayam, udang, cumi, daging dan telor. Dan muter itu aja yang diolah. Bosen kalau makan itu-itu muluuu.. Nah saatnya sang ibu ini dituntut untuk lebih kreatif. huehehe..

Nah seperti olahan satu ini. Biasanya bakso kan dari daging ayam atau daging sapi. Kali ini bikin bakso dari daging ikan. Ikan tongkol pula. Hanya itu sih yang ada di tukang sayur. hehe.. Ada sih daging ayam, tapi kemaren udah bikin sate ayam. Masak hari ini ayam lagi.. no no nooo... :D. Ikannya bisa diganti ikan apa saja. Tapi lebih enak kalau pakai ikan tengiri, tp sayang pagi ini tukang sayur gak bawa. Padahal enak lho, gak perlu memfillet ikannya lagi. Karena yang di jual sudah daging ikan yang sudah di fillet. Kalau ikan tongkol ini masih "ungkulan" alias masih lengkap dengan kepalanya haha.. tak apalah.. mari diolah :)

Puding Telor Ceplok dan MarMut [Bazar di sekolah Akilla]

Lama ya gak bikin puding telor ceplok. hehe.. Kali ini bikin buat acara bazar di sekolahannya Akilla. Acara maulid nabi. Kenapa bikin puding telor ceplok? Karena ini ditujukan kepada anak-anak. Anak-anak pasti tertarik.. Dan ditemani dengan martabak manis imut (MarMut). Masih setia dengan resep sebelumnya. Cuma kali ini saya salah ukur jumlah cairannya.. kok ya ukuran tepung saya pakai ngukur air.. hiks.. pantes saat di panggang kok adonannya berminyak banget dan encer. Tapi alhamdulillah masih sukses bersarang.. Cuma ya itu, jadinya mak klenyeerrr.. hehe.. Tp malah enak, kenyil-kenyil juga karena saya tambahin tepung tapioka. Toppingnya pakai meses warna warni. Dan pastilah anak kecil tertarik.Ditambah lagi dijualnya versi ekonomis, saya jual 1000-an. Para ibu-ibu pasti gak keberatan anaknya jajan dengan harga segitu, plus jajanan yang aman untuk anak mereka :)

Ini penampakan martabak manis, yang salah takar air karena mata "mlereng" ngerjain malam-malam. hehe


Kelihatan tho kalau lebih encer, itu pinggirangnnya seharusnya alus, malah bolong-bolong membentuk pola polkadot hahaha.. Awalnya gak curiga, tapi setelah di pan kok berasa berminyak banget ya.. setalah tak amati gelas ukur, duh Gusti.. salah ukur *tepok jidat :))
Dan bagaimana setelah dikasih topping meses warna warni? Gak kepoto karena udah keburu di bawa kesekolahan :D.

Dan ini untuk puding telor ceploknya, kalau ini gak salah ukur kok huehehe



Wednesday, February 5, 2014

Marble Cheese Brownies

Berawal dari beli keju mozzarella tapi tidak sukses meleleh molor saat di panggang sebagai topping pizza. Udah terlanjur beli sekilo pula. Cuma di pakai 200gr buat pizza. Nah, untuk mengurangi berat si mozza di freezer saya iseng-iseng bikin cheese cake. Asumsi saya sih, sepertinya makin enak ya kalau pakai mozza daripada pakai keju cheddar. Dan eladalaaahhh apa yang terjadi saudara-saudaraaaa?? Cheese cakenya berpori besar dan rasanya gak ada keju-kejunya.. malah beraroma aneh.. huhuhu.. Mungkin karena keju saya parut begitu saja. Alhasil gak berkurang-berkurang tuh kue, cuma saya aja yang makan karena kasian juga gak ada yang nyomot, daripada nanti masuk kantung sampah. hiks..

Putar otak, diapakan ya ini kue.. Biar bisa kemakan lagi. Di daur ulang! iyaahhh! dulu pernah bikin sih cake kukus gitu dari cake yang bantat. hehe.. Tapi saat ini kok ya malas banget bikin cake yang dikukus. Wer wer weeerrr... Bikin brownies aja deh, pasti jadinya. hehe.. Masih pengen pula yang berasa keju. Jadi nanti di bikin 2 lapis saja, cokelat dan keju. Langsung eksekusi daripada berubah lagi ntar idenya hehehe.

Pertama, cheese cake gagal aku hancurin pakai chopper. Saya timbang hasilnya 270gr. Kemudian saya bagi 3 bagian. 2 bagian untuk cokelat dan 1 bagian untuk keju. Masih menggunakan resep BROWNIES UBI UNGU yang saya utak atik sesuai kondisi saat ini hehe. Karena paling simpel tinggal cemplang cemplung aduk-aduk pakai wisker saja. Bereess hehe


Friday, January 31, 2014

NASI GORENG HITAM

Salah satu varian nasi goreng yang pernah saya buat. Karena nasi goreng cukup sering saya buat, apalagi saat kepepet dan tidak ada bahan yang bisa diolah. Terlebih lagi si Akilla doyan sama nasi goreng. Kali ini juga seperti itu, cuma pas liat di freezer ternyata ada tinta cumi-cumi. Cumi-cuminya sih gak ada hehe. Cumi-cuminya sudah di goreng tepung kapan hari. Nah kalau bikin cumi goreng kan tintanya gak ikut dimasak, jadi sayang banget kalau di buang. Aku taruh ada di wadah kecil, taruh di freezer sewaktu-waktu pengen di olah tinggal dipakai saya :)

Dan mari memanfaatkan tinta cumi tersebut buat nasi goreng saja. Nanti pasti nasi gorengnya jadi eksotis, warnanya hitam. Gak hitam legam sih, tp unik aja jadi beda sama nasi goreng pada umumnya :). Dan masih menggunakan PUREGREEN Organic Rice. Beras organik yang bebas bahan kimia. Walaupun keluarga kami syukur alhamdulillah tidak menderita diabet, kolesterol, asam urat, darah tinggi atapun penyakit yang lain, tapi kami tetep menomorsatukan kesehatan, salah satunya menggunakan beras PUREGREEN Organic. Tetep hidup sehat dan rasanya itu lhoohh, lebih gurih :)
Dan pas banget diikutkan dalam challenge #14 di IDFB yang berkerjasama sama PUREGREEN Organic Rice. hehe..

Thursday, January 30, 2014

ES CAMPUR (DURIAN)

Sebenernya gak tau nama dari es ini. Intinya semua di campur-campur tp berasa duriannya. Seperti biasa sesuai persediaan di kulkas hehe. Ada pisang, apel, agar-agar, jelly, dan tentunya durian yang harum dan legit bener. Durian ini oleh-oleh si Bapak waktu ngurus SIM di Jember kemaren. Asli tebel buah dagingnya, kuning, harum dan jangan tanya rasanya.. nyuuumm.. *nelen ludah.. hihihi..

Hari ini saya "nempil" alias ngambil 2biji buat bikin es. Sepertinya seger beneeerrr.. Dikasih susu kental manis plus sirup lemon.. Gitu aja udah wuuiiihh, mantap rasanya.. 


Wednesday, January 29, 2014

Nasi Hijau (Daun Katuk)

Baru pertama kali bikin nasi hijau.. Hijaunya bukan dari pewarna lho, tapi dari daun katuk hehehe..
Ini karena stok daun katuk kok banyak lagi. Nanam waktu Akilla masih bayi, buat memperlancar dan memperbanyak ASI. Tumbuh subur, sering di petik bagian yg muda, eh gak berapa lama sudah tumbuh tunas baru. Semakin lama semakin rimbun dan sayanya juga mulai bosan makan sayur daun katuk terlebih Akilla sekarang sudah 2,5tahun :D. Masih ASI? Masih! hihihi. Kadang sebagian aku bagi ketetangga yang punya baby. 

Dibikin apalagi ya selain di sayur bening kunci? Mati ide rasanya bagaimana mengolah si daun katuk ini. Pengen di buat tumis-tumisan kok jadinya saklipir (sedikit) plus rasa alot. Entah terbayang dari mana akhirnya terpikir membuat nasi hijau berbahan daun katuk yang di blander. Jadi nasinya sudah mengandung serat plus kaya klorofil alias zat hijau daun :D. Biar deh satu keluarga makan nasi hijau semua biar ASInya makin banyak *eeehhh.. hahaha

Oia teringat IDFB ngadain lomba bertema beras yg bekerjasama dengan PUREGREEN Organic Rice. Jarang juga ngeksis disana, karena keder liat hasil karya para foodbloger-foodbloger yg hasilnya ciamik beneeerrr.. ngiri ngiri deh diriku.. Pengeeenn banget rasanya bisa motret makanan jadi menarik dan cakep. Tapi punyaku? halaaahhh lensa kameranya aja burem, masih pocket pula. Alhasil selalu di terangi pakai soto dan sop hehe.. Itupun gak secanggih yg sudah ahli. duuhh.. Jadinya diriku hanya "intip-intip" doang :D
Ealaahh, kok nglantur jadinya..  Back to topic, kali ini iseng juga ikutan challenge #14: Olahan beras. Gak kepikiran buat menang *pesimis plus kedeerrr*, yang pasti ikut meramaikan challenge tersebut, sebagai para gadis-gadis yg bawa pom-pom kejuaraan basket gitu wakakakak *nglantur lageeee*.
Kenapa pakai beras PUREGREEN Organic? Tau sendiri semua butuh sehat dan sehat itu mahal lhoo.. Semakin hari semakin banyak orang yang sadar akan hal tersebut, salah satunya menggunakan bahan makanan organik its means tanpa bahan kimia. Iya, pilihan tepat untuk menggunakan beras PUREGREEN Organic. Seperti saya inih lho, bikin nasi hijau pakai beras PUREGREEN Organic plus daun katuk. Wes pol deh sehatnya, plus memperlancar ASI lho, baik buat ibu-ibu menyusui. Ibunya sehat anaknyapun sehat. Karena kesehatan gak memandang usia. Dah jauh lebih baik membiasakan tidak mengkonsumsi bahan makanan mengandung bahan kimia sintetis dari bayi/anak-anak. Dan biasakan makan makanan home made ya.. Makanan emak is the best lah.. hehe

Monday, January 27, 2014

CHICKEN BURGER


Akhir-akhir ini Malang lagi panas nih.. Lama juga gak ngeroti. Dan sepertinya pas banget dengan cuaca panas untuk nguleni tepung menjadi roti. Ahaayyy.. Bikin roti apa ya? Roti manis kah? Lagi bosen sama yg manis-manis. Karena apa? Saya gak bisa membuat roti manis berbentuk cantik.huhuhu.. Paling bulat, di bikin roti kasur dan sejenisnya.. Lagipula kalau di bentuk-bentuk cantik perlakuannya juga tambah lama.. Apalagi kalau mamanya lagi bikin-bikin kue Akilla pasti turut serta, bukannya tambah cantik malah tambah peyot.. Hehe.. Cari aman saja, bikin roti bulat tapi yang gak manis alias gurih. Iyah, BURGER saja!

Nasi Goreng Komplit

Nasi goreng adalah menu sarapan ataupun makan malam saat darurat. hehe.. Iyah, darurat.. darurat kepepet waktu ataupun darurat tidak ada apa-apa yg bisa di olah dan yang paling penting menu ini tidak ribet. Apalagi Akilla kalau di tanya mau makan apa? "nasi goyeng" haha..

Sebenernya hampir sama dengan nasi goreng-nasi goreng yang saya buat sebelumnya. Bumbunya hanya bawang putih dan bawang bombai. That's all not more. hehe.. Bumbu minimalis tapi rasa maximal hihihi.. Cuma biasanya aku kombinasikan dengan sayur, sosis, ayam, dikasih kecap/saus atau apalah yg ada di kulkas hehe..

Kali ini bikin nasi goreng sosis dan sayur. Makanya saya bilang nasi goreng komplit, selain ada karbohidrat ada juga serat dan proteinnya.. Sekali hap dapat semua :)


Wednesday, January 22, 2014

HOMEMADE SOSIS AYAM

Baru kali ini bikin sosis ayam. Biasanya beli mlulu.. Hasilnya? Enak lhooo gak kalah sama yg di jual :D
Resep asli dari mbak Elina Enriany Ambarita, temen di group langsungenak.net. Group dimana saya bergabung saat belum bisa apa-apa tentang dunia dapur sampai sekarang alhamdulillah berani menerima pesanan. :)


Homemade Pizza

Iyah.. ini bener-bener homemade pizza.. doughnya bikin sendiri, sausnya bikin sendiri, sosisnyapun bikin sendiri walaupun jagung, bawang bombai dan paprikanya pak tani yang nanem.. hihihi.. Dan tentunya pakai keju mozzarella homemade juga.. tapiiii bukan saya yang mbuat :D. Keju mozzarella produk rumahan juga, warga kecamatan sebelah yg membuatnya, saya mah tinggal beli aja hehe.. Dan tentunya cocolan mayonaise juga homemade.. saus sambel/saus tomat aja yg beli pabrikan hihihihi


Monday, January 20, 2014

Fusilli Bolognese

Makan siang yang tak terencana.. Sebenernya tadi pagi masak udang saus asam manis buat si Akilla. Kamipun sarapan itu. Lha.. berhubung udangnya imut-imut dan cuma 250gr doang, gak tega emaknya ikutan makan lagi di makan siang ini.. Tapi kok ya sausnya itu melambai-lambai. Inget masih punya pasta fusilli masih lumayan banyak. Gak tau pasti juga ya namanya itu FUSILLI atau ROTINI karena bentuknya mirip, yaitu SPIRAL. Dan di bungkusnya hanya tertulis makaroni spiral. Dan kalau pengen tau bedanya seperti apa bisa dilihat disini dan disini. Atau bisa pencet mbah gugel hehe..


Sausnya kali ini cuma berisikan potongan sosis dan beberapa ekor udang *tetep nyomot juga hihihi

Wednesday, January 15, 2014

SUP SUMSUM TULANG SAPI

Tadi malam, sehabis beli makan malem sama bapaknya Akilla, iseng-iseng ke pasar sayur. Niatnya cuma mau beli sayur buat hari ini. Karena malam gini sayurnya seger-seger. Eeehh, tertangkap oleh mataku di sudut kios ada orang jualan tulang-an sapi. Dan aku intip ternyata ada sumsum tulang sapi... Senangnya hatiku, sudah lama aku tak menyruputnya.. sluruuuuppp.. segeeerr...
Harganya cukup murah, cuma 5rb/tulang. Saya beli 3 tulang dan 1/4kg lemak (ayam) sapi. Sempet heran juga ini lemak ayam atau lemak sapi? hihihi.. ternyata kata penjual ya ini emang lemak sapi tapi banyak yg menyebutnya lemak ayam karena lemaknya gak ngendal di lidah tapi rasanya jadi kenyil-kenyil.. Ohh, aku suka ituu.. hahaha.. 

Banyak yang gak suka sumsum tulang sapi, katanya eneg. Tapi entah saya begitu menyukainya. Disruput saat masih panas-panas... sluurrruuuuppp... srooootttt.. hahaha. Kali ini saya bikin sup sumsum saya.. Biar gak terlalu makan kolesterol tetep saya campuri dengan sayuran.. :)
Resep seperti bikin sup biasa, tp kali ini rasanya segeeerr dan rasa kaldu sapi beneran,, hihihi..



Tuesday, January 14, 2014

Kue Lumpur Labu Original dan Pandan Flavour

Lagi mati ide mau buat apa buat slamatan memperingati maulid nabi Muhammad di masjid nih. Asli kehilangan mood, walaupun banyak ide di otak. Tapi begitu malasnya mau merealisasikan. hiks. Dikulkas ada 1/2 bagian labu kuning. Tanpa pikir panjang lansung bikin kue lumpur labu saja keburu kehilangan mood dan ujung-ujungnya beli matengnya hehehe..

Wednesday, January 8, 2014

Makaroni Panggang

Sore-sore sering banget hujan. lagi bosen juga bikin cemilan manis. Ada setoples makaroni kering dianggurin, paling-paling dipakai segenggam untuk campuran bikin sup. Hihihi.. Bikinlah makaroni panggang. Sebenernya sih rada males juga bikin, karena apa? Karena gak ada yg bantu habisin. hihihii.. Akilla paling cuma sepotong doang, abis itu emoh wes. Si bapak? Paling suma sesuap doang :p Gak nepsong alias nafsu liat makan londo macam gini, lebih suka tempe mendoan wakakakak. Akibatnya seloyang saya sendirian yg habisin. Habiskah? Habis dong! wong di perut ngingu (memelihara) anakonda wkakakakakkakak. Udah ah, dari pada ngelantur. hihihi



HomeMade Mayonaise

Ceritanya ini bikin pizza tapi cocolan mayonaisenya habis. Biasanya sih beli kemasan pabrik. Tapi kok ya gatel juga pengen ikutan bikin seperti temen-temen yang lain. Dan sepertinya bahannya mudah dan gak terlalu ribet bikinnya.
Dan berbekal sumber dari grup tercinta kami, LangsungEnak.net dan resep aslinya ada disini saya akhirnya mencoba juga tapi ada sedikit penambahan di komposisi bahannya, menyesuaikan dengan selera lidah saya hehe.