Showing posts with label jamu. Show all posts
Showing posts with label jamu. Show all posts

Thursday, December 3, 2020

Bahagia Menjadi Diri Sendiri, Istri dan Ibu

 

 "SEMOGA BAHAGIA SELALU YA..."

Sering kita denger kan kalimat itu? Iya, seuntaian doa yang kita ucapkan atau kita dapatkan. Kebahagiaan tidak dapat kita ukur nilainya,  hanya  bisa kita rasakan. Dari mana asal kebahagiaan itu? Berawal dari dalam diri kita sendiri. Diri kita bahagia akan berefek ke sekitar kita. Ajaib deh si bahagia ini,  menular 😁. Tapi kenyataannya tak semudah itu kita mendapatkan kebahagiaan. Iya apa iya? Hehe. Saya,  ibu rumah tangga. Yang kalau ditanyai orang baru kenal,  "kerja dimana?" . Saya hanya bisa menjawab, "di rumah aja,  nemenin anak-anak". Jawabnya sambil nyengir pula haha. Syukur bila bertemu dengan orang yang mengerti seperti apa ibu rumah tangga itu sebenarnya. Tapi kalau udah ketemu orang yang menjawab,  "oh.. gak kerja toh?". Ingin rasanya ku ajak makan bakso mercon,  biar tahu tuh mulut pedes banget wakakakak.. Eiitss,  tahan diri. Ingat sumber kebahagiaan itu ada dalam  diri kita. Tarik nafas keluarkan! 


Ibu rumah tangga,  profesi tertinggi yang pernah dan masih saya emban. Gak ada libur,  gak ada cuti,  24jam sehari 7 hari seminggu,  gak dapat lemburan,  tapi digaji langsung dari Allah SWT dengan syurgaNya. Aamiin. Pernah lelah? Pasti! Makanya semua harus dijaga. Terutama hati. 

"Hati yang sehat merupakan kunci kebahagiaan"


Pentingnya menjaga hati saat menjadi istri dan ibu dari 2 orang putra putri. Dua anak dengan karakter berbeda. Anak-anak yg super aktif, pinter dan sehat. Ditambah si anak perempuan yang ekspresif dan super melo 😁,  semua pakai dilakukan pakai perasaan. Mudah banget tersentuh hatinya. Udah deh jauh jauh untuk bersikap temperampental,  marah-marah ke anak. Dari pada tidurnya ngelindur,  iya,  sampai dibawa ke mimpinya. Dan penting banget untuk menjauhkan diri dari penyakit hati, iri,  dengki dan berperasangka buruk *terutama ke suami hahaha* . Mainan berserakan yang kalau keinjek rasanya aduhai bikin meringis 😁, tahan diri dulu marahnya,  karena disitu berserakan pahala yang akan kita dapatkan. InsyaAllah 😊Mari membesarkan anak penuh dengan kasih sayang,  mengurus rumah tangga dengan ikhlas, legowo, lapang dada, perluas ruang hati untuk bersabar.

"Ikhlas dalam dalam mengurus rumah tangga dan anak akan mendatangkan kebahagiaan"



Nah kalau untuk menjaga hati diri sendiri bagaimana? Saya rutin minum Herbadrink Sari Temulawak. Baik banget menjaga hati kita. Sari temulawak mengandung banyak senyawa aktif seperti turmerol, karbinol, kurkumin, dan senyawa lainnya yang bermanfaat untuk tubuh. Senyawa aktif ini mampu meningkatkan sekresi empedu sehingga kerja hati lebih ringan. Efektif menyembuhkan penyakit pencernaan, seperti maag. Sari temulawak bisa  menetralkan kembali asam lambung yang berlebih. Sari temulawak juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh,  jadi tidak gampang sakit. (sumber: herbadrinknatural.com)

Sumber: herbadrinknatural.com

Semua manfaat yang disebutkan diatas itu saya rasakan banget. Seperti menetralkan asam lambung, saya itu kadang merasakan naiknya asam lambung,  mual aja bawaannya. Bukan karena hamil lho yaa haha. bukan juga karena tidak makan teratur,  tapi terkadang terlalu mikir berlebih akan suatu masalah. Minum herbadrink sari temulawak jadi nyaman lagi perutnya. Dan dengan rutin minum Herbadrink sari temalawak,  dapat meningkatkan imun/daya tahan tubuh lho.. jadi gak mudah sakit. Terlebih pandemi gini,  penting banget meningkatkan daya tahan tubuh biar tidak mudah terserang virus. Bukan hanya saya saja yang minum,  tapi suami dan anak-anak juga minum. Gak pahit buat anak-anak? Blaass! Gak ada pahit-pahitnya,  asem seger rasanya. Bonusnya anak-anak jadi lebih doyan makan. Alhamdulillah...

Kenapa gak bikin sari temulawak sendiri,  kan banyak tuh umbi temulawak dijual di pasar? Kalau ada yang instan dengan manfaat yang sama dan anti ribet seperti herbadrink sari temulawak kenapa cari yang ribet bikinnya? Hihi.. Hari giniii lhooo.. 😁 Tinggal tuang dalam gelas,  beri air. Aduh rata. Minum deh. Bisa air hangat atau dingin/es. Bisa dikasih irisan jeruk lemon/nipis,  daun mint, dicampur buah-buah yang disuka atau diminum tanpa tambahan apapun lho tetep enak,  seger dan gak ada pahit-pahitnya sama sekali. Kalau lagi diet, bisa minum herbadrink sari temulawak sugar free,  dengan pemanis sukralosa yang tanpa kalori,  manfaatnya sama saja 😊. Enak dan menyehatkan! 

Jadi, menjaga kesehatan hati itu sangat penting biar tetap selalu bahagia. 

"Niatkan semua apa yang kita lakukan di dunia hanya untuk ibadah"

InsyaAllah akan mendatangkan kebahagiaan 😊


Monday, May 15, 2017

Bye bye maag dan welcome hidup sehat!

Yaaa.. flash back beberapa tahun yang lalu.. saat masih kerja. Kerja shift, pola makan dan tidur tidak teratur. Dan saya tipe lebih memilih tidur dari pada makan. Akibatnya? Sudah tertebak bukan? Iyah, saya kena maag. Akut malahan. Setiap kali makanan masuk, bukannya masuk lambung malah muntah. Sudah tak terhitung berapa kali periksa ke dokter dan minum obat maag apa aja. Terus sembuhnya gimana? Minum jamu temulawak. Dibikinin sama ibuk. Tapi dari akar rimpang temulawak langsung. Diparut dan diminum sarinya. Rasanya? Pahit! Haha. Bisa terasa manis sih tapi campuran madunya kudu banyak hihi. Tapi tetep saya minum daripada saya susah makan dan sakit maag terus. Dan syukur alhamdulillah saya sembuh. Sembuh total! Tapi juga harus diimbangi dengan pola makan teratur karena efeknya jadi mudah lapar dan doyan makan haha.. Alhamdulillah deh ya.. 😊

Naaahh... Sekarang masih suka minum temulawak? Masiihh.. tapi bukan karena sakit maag lagi tapi demi kesehatan. Terlebih sekarang sudah bukan pekerja kantoran lagi. Melainkan sebagai ibu rumah tangga, mengurus semua kebutuhan di rumah dan mengasuh 2 orang anak, tanpa asisten rumah tangga. Mantaabb! Hihi. Dan selagi masih kuat menggendong anak, saya gak keberatan untuk gendong mereka. Sambil menggendong sambil peluk peluk dan cium cium mereka.. Aaahh.. tak ada kata yang bisa menggungkapkan perasaan ini.. 😊 Mengerjakan pekerjaan rumah sambil gendong anak? Aahh itu sudah biasa hihi. Capek? Pasti! Sendi tulang paling terasa. Tapi semua itu terminimalisirkan oleh rutinnya minum sari temulawak tiap hari. Jadi gak mudah terasa capek. Terlebih sekarang gak perlu kupas dan marut temulawak langsung. Sudah ada Herbadrink Sari Temulawak. Tinggal seduh dengan air hangat/dingin sebanyak 150ml, bisa langsung di minum. Manis pula. Kalau saya sih lebih suka pakai es batu, segeeerrr... Ditambah daun mint makin semriwing. Hihi...

Monday, September 15, 2014

BERAS KENCUR

Seger ya? Ini adalah minuman kesehatan haha.. Disebut juga jamu, terbuat dari beras dan kencur, makananya di sebut beras kencur hehe. Tp jamu yang ini gak pahit, manis rasanya. Apalagi pakai gula jawa, trus di kulkasin dulu biar dingin.. Nyeesss! Seger di tenggorokan. Enak juga buat yang lagi batuk, obat tradisional :)

Bikin ini gegara liat postingannya Madame Leroy, temen di Facebook. Beliau posting prol tape dan beras kencur. Hmm.. beras kencurnya aduhaaiii.. pengen banget nyoba bikin sendiri. Karena slama ini Bapaknya Akilla ini doyan banget yang namanya beras kencur, sering beli di bakul jamu. Beli sebotol besar, dan akan habis hanya dalam 1-3hari saja. Nah berbekal resep dari Madame Leroy, saya coba bikin, tp kali ini saya modif sesuai kondisi bahan hehehe.. Tp intinya sama lah, cuma takarannya yg sedikit berbeda :). Kalau mau resep aslinya bisa diklik di disini.

Thursday, October 24, 2013

SINOM

Sinom, minuman tradisional yg sering di jumpai di tukang jamu. Dan mungkin juga minuman ini di sebut jamu karena terbuat dari daun asam dan empu kunyit. Karena rasanya yg asem-asem manis, banyak anak-anak suka meminumnya dan buat penawar sesaat setelah minum jamu yg pahit.


Saya suka jamu, bahkan jamu pahit sekalipun, walau dengan mercing-mercing dan tutup mata haha..
Sesekali saya beli jamu di pak jamu depan rumah. Seperti biasa saya beli beras kencur, kunyit asem, kunci suruh buat menyegarkan badan. Dan tak lupa si Akilla ini juga ikutan minum. Dia mau minum kunyit asem dan beras kencur, suka malahan :) Tapi yang paling dia suka ya sinom, manis soale, gak terasa kalau itu jamu. hehe

Tiba suatu sore, si Bapak menyiangi bonsai asem kesayangannya. Ah, dengan lantang saya bilang, "jangan di buang daun asemnya, saya bikin sinom!" sip deh.. tinggal beliin empu kunyit aja deh. Saya pakai empu kunyit karena kandungan kunyitnya lebih tinggi dari pada ruas kunyit yg biasanya. Kalau orang jawa bilangnya babon-e kunir, maksutnya ibu-nya kunyit. hihihii
Bikinnya pun cukup mudah, empu kunyit cukup di iris rajang atau iris tipis-tipis kemudian di rebus aja bareng daun asem. Jadi hasilnya bening tidak seperti jamu kebanyakan yg warnanya jadi keruh hehe.. Kalau mau minum tinggal tambahin aja madu/gula batu dan sejumput garam kedalam gelas. Aduk-aduk, tinggal minum deh. Bisa juga di tambah es batu, duuhhh makin segeeerrr..

SINOM
by: Puji Rahayu W.

Bahan:

2genggam daun asam
3ruas empu kunyit, iris tipis-tipis
2liter air
gula batu/madu
garam

Cara:
Rebus air dengan daun asam bersama irisan empu kunyit. Didihkan, tunggu beberapa saat sampai airnya agak menyusut. Matikan api.
Jika mau minum, ambil segelas air sinom, campurkan dengan gula batu/madu sesuai selera kemudian beri sejumput garam. Aduk rata.
Siap di minum saat hangat.

Atau bisa juga pakai es batu, makin segeeerrr... Ini yg paling akilla suka ^^