Showing posts with label selai. Show all posts
Showing posts with label selai. Show all posts

Monday, October 7, 2013

Potato Bread

Sudah lama gak ngeroti. Ngiler juga liat postingan temen-temen tentang rerotian. Pengen banget bikin roti yg empuuukkk. Yg pernah saya buat yang rasanya lumayan empuk itu dengan metode wather roux dan di campur sama kentang tapi itu resep donat.
Seperti biasa, saya paling malas untuk menguleni roti, secara hanya modal LG Lengan Gedhe, pegel eiy hihihi. Dan lagi-lagi metode di balik andalan saya, gak bikin pegel, lumayan enteng nguleninnya. Tinggal campur aja bahan-bahan basah, baru dimasukkan tepung sedikit demi sedikit sampai adonan tidak lengket di tangan dan diuleni sampai kalis.


Sebeneranya lebih ngirit pakai metode water roux ya, tp karena ada kentang di bawain mertua, dari pada ntar di makan ulet kalau gak cepet-cepet di olah, mending di makan sayah aja yaa! :))
Jadi, roti kali ini bikin dengan campuran kentang. Namun, biasanya ngalusin kentang pakai mini chopper, tp tadi hanya pakai tangan. Kenapa? Akilla lagi bobok, hehe.. takut kebangun gara-gara denger suaranya. Alhasil, hasilnya kurang halus, masih brigindil, aduh apa sih bahasa indonesianya, intinya masih ada sebagian kentang belum halus. Gak papa lah, biar ketahuan juga kalau di campur kentang. haha

POTATO BREAD
by. Puji Rahayu W.

Biang:

50ml air hangat
3sdt ragi instan
1sdm gula pasir

Campur semua jadi satu, tunggu sekitar 15 menit, sambil menyiapkan bahan-bahan yang lain.

Bahan:

200ml susu cair
75gr gula pasir
75gr margarin
1/2sdt garam
2 butir kuning telur
250gr kentang kukus halus
520gr tepung terigu protein tinggi

Cara:Campur biang, susu cair, gula pasir, margarine, garam, kuning telur dan kentang kukus, aduk pakai wisk aja sampai tercampur rata.
Masukkan tepung sedikit demi sedikit, sambil diuleni. Hentikan penambahan tepung jika adonan sudah tidak lengket di tangan. Uleni sampai kalis, bulatkan. Tutup dengan serbet lembab (yang bersih tapi yaa hehe)
Diamkan 45menit.


  • Setelah 45menit, adonan mengembang sekitar 2kali adonan awal,
  • Bagi menjadi beberapa bulatan, saya bagi masing-masing 30gr, jadi 32buah. Diamkan lagi 15menit.
  • Beri isian/filling, dan susun di atas loyang. Bisa dibuat roti bantal atau bentuk yang lain. Saya berburu waktu, keburu Akilla 'menyanyi', jadi 24 buah di bikin roti bantal dengan 2 loyang brownies masing-masing filling selai cokelat kacang ala nuttela (di foto yg toppingnya polos) dan filling durian beli di TBK (di foto yg ada topping menyilang).
    Sisanya saya bikin cutterpilar (pakai sosis), sayang gak kepoto, keburu di comot emplok
    Diamkan lagi 30menit.
Olesan: (campur rata)
1butir kuning telur
2sdm susu cair.

Oles dengan bahan olesan.
Dengan oven yg sudah di panaskan, panggang roti 20menit atau sampai matang, atasnya berubah kuning kecoklatan.
Selagi panas, sapu dengan margarin agar permukaannya mengkilat cantik dan lembab :)
  • Ini tekstur rotinya,

Beneran lembut, empuk, mengembang bagus..
Apalagi pas di gigit bareng selai cokelat kacang atau filling durian.. lumeerr deh di mulut..

Kebayar sudah saya pengenku.. ^^

Selai Cokelat Kacang ala "Nuttela"

Setiap kali ke supermarket, selalu aja ngiler pengen nyomot Nuttela. Udah terbayang di buat olesan di roti. Cokelat dan kacang hazelnut lumer di lidah. duuhh! Selalu bertentangan antara beli dan tidak, secara produk ini masih import dari Australia, jadi gak heran kalau harganya cukup mahal -menurut kantongku-,  walaupun kemasan paling kecil. Dan selalu berakhir dengan hanya berlalu.. hehe.. *mending buat beli beras aja kali ya.. haha


Sampai hari minggu pagi, pas nonton tv, ada acara musik. Nah, disela-sela itu ada demo masak, menunya roti bakar. Olesannya pakai cokelat, si MCnya tanya cokelat itu beli jadi atau bikin sendiri. Dan ternyata bikin sendiri dari campuran cokelat blok (DCC/Dark Compound Chocolatte) dan peanut butter. Ahaaaa!! Aku juga mau buat! Peanut butter? Beli dimana ya? Dalam benakku, peanut butter itu semacam mentega dari kacang. Asli ndesonya kambuh :D
Ah, beli kacangnya aja deh, di sangrai, trus blander halus. hehe.. Eh eh eh, ternyata saat mau beli kacang tanah di toko deket rumah, ternyata di deretan selai-selai ada bungkus kecil, tulisannya "PEANUT BUTTER". Ealaaaaaaaahhh.. peanut butter ternyata selai kacang tho? *tepok jidat :))
Kacang tanah aku balikin dan langsung ku beli tuh si peanut butter. hehe
Siap-siap eksekusi, cokelat blok udah ada, pas juga ada yg milk chocolatte. Seepp deh..
Asumsiku, kalau cuma selai kacang yg hanya 125gr di tambah cokelat 250gr apa gak mengeras lagi ya setelah dingin. Secara aku pengennya dominan ke cokelatnya aja. Campurin butter aja, mungkin nantinya akan menjadi pasta :)
Yuk bikin deh, mudah pula bikinnya ^^


  • Bahan yg perlu di siapkan,

  • Sesaat setelah di tim, masih cair,

  • Dan setelah dingin, menjadi pasta yg siap di oles,

Selai Cokelat Kacang ala "Nuttela"
by: Puji Rahayu W

Bahan:

125gr peanut butter (saya pakai merk morita)
150gr milk chocolatte (saya pakai merk collata)
30gr butter (saya pakai mek orchid butter)
1/4sdt garam
2-3sdm olive oil (atau bisa di ganti dengan minyak kualitas bagus)

Cara:

1. Tim milk chocolatte yg sudah di potong kecil-kecil sampai lumer seluruhnya.
2. Masukkan peanut butter, aduk rata.
3. Masukkan butter. Aduk rata.
4. Cicipi, kalau di rasa sudah pas di lidah, its ok, gak perlu di tambah apa-apa. Karena menurut saya ini rasanya kurang gurih, jadi aku tambahin garam.
5. Dinginkan, tambahkan olive oil, masukkan dalam jar kaca. Simpan di kulkas agar bisa bertahan lebih lama. :)

Mudah kan? ^^
Rasanya? enaaakk, gurih kacang, nyoklaatt *ya iyalah :))
Dan pastinya saya seneng banget bisa buat filling bikin roti tanpa harus berbocor-bocor ria saat dibuat roti dengan bermacam-macam bentuk ^^

Terus terang yaaa.. saya belum pernah merasakan nuttela, jd gak bisa membandingkan gimana rasanya. hahaha..