Friday, August 15, 2014

BLACK BROWKUS

Mau ngasih nama black foresh kok gak tega ya? haha.. walaupun tampilannya hitam. Karena saya sendiri belum pernah bikin blackforesh. Resepnya sih pakai resep brownies kukus cuma ini pakai cokelat yg warnanya hitam. Dibelah jadi dua, di kasih air cherry dan potongan buah cherrynya juga, dioles buttercream. Toppingnya juga pakai buttercream dan serutan cokelat. Jadi dikasih nama black browkus deh hihihi. Apapun namanya yang pasti ini enak dan semua doyan hihihi..

Tuesday, August 12, 2014

FOODBALL BIRTHDAY CAKE FOR AKILLA

Seminggu sebelum lebaran saya dan Akilla sudah mudik duluan. Mudik ke kampung suami, Magetan, tp suami masih tertinggal di Malang karena masih masuk kerja. Baru H-1 nyusul kami. Dan sejak saat itu saya off baking ataupun cooking. Bukannya gak pengen masak atau bikin kue, pengen pake bingiiittzzz.. haha.. Tapi di rumah mertua tuh saya gak bisa bebas berkreasi. Alat dan bahan tidak mendukung dan yang paling bikin malas hasilnya paling-paling hanya hanya saya dan Akilla saja yang makan. Wes ah, libur dulu bebikinnya. Sarapannya Akilla beli aja bubur pindang yang harganya sungguh langka, 2rb rupiah!. Plus satu potong tempe goreng seharga 1rb rupiah. Total sarapannya Akilla 3rb saja. Bubur pindang? Apa itu? Saya juga pertama kali tau ya di Magetan sini namanya bubur pindang. Awalnya saya pikir bubur lauknya pindang, ternyata bukan. Bubur nasi di kasih sayur santan encer berisi mie dan tahu. Owalaahhh.. Pantas anak-anak kecil suka, buburnya gurih. hehe.. Selebihnya kami makan apa aja yang ada di meja makan yang telah di siapin mertua, tentu banyak dari hasil beli hihihi. Karena ibu mertua tidak begitu suka masak :D. Kalaupun masak sendiri selera kami berbeda. Misal saja masak rawon, ibu mertua kalau masak rawon pakai laos, sereh dan cabe merah besar. Dimasaknya daging dipisah, jadi bumbu tidak meresap di daging. Weeww, rasanya sungguh asing di lidahku. Karena lidah saya terbiasa dengan rasa rawon "jember-an", asal daerahku, rawon yang tanpa ketiga bahan tersebut. Bumbu di ungkep dengan daging sehingga bumbu meresap. Rawon makin sedep adalah rawon yang di hangatkan berulang kali. hihihi.. Aaahh, tapi itu selera lidahku. Berhubung adanya itu ya di makan saja lah hihihi.
Setelah berlebaran di kampung suami, baru h+2 kami mudik ke Jember. Nah, sehari setelah itu adalah ulang tahun si Akilla. Saatnya turun tangan lagi untuk bebikin hihihi. Tanggal 1 Agustus adalah hari ulang tahun ke 3 bagi Akilla. Aahh, tak terasa sudah umur 3tahun, rasanya baru kemaren saya melahirkan dia hehe. Seperti tahun sebelumnya, Akilla pasti request birthday cake apa yang dia inginkan. Tahun pertama, saya bikin rainbow cake, bukan keinginan Akilla sih, karena dia belum begitu paham haha.. Cuma kami menggambarkan kegembiraan kami terhadap Akilla, iya.. dia adalah pelangi bagi keluarga kami. Tahun kedua, Akilla request Thomas Cake, karena dia lagi suka-sukanya pada film kartun thoman the train. Nah. tahun ini dia sudah jauh-jauh hari bilang bikin kue sepak bola. Mungkin karena bulan lalu karena heboh piala dunia dan kehebohannya masih berlanjut pada Akilla haha. Tapi itu sungguh membuat mamanya lega. Karena birthday cake berbentuk lapangan sepak bola tidak serumit thomas cake. Cukup cake berbentuk persegi panjang, pakai spuit rumput dan spuit bintang sebagai pemanisnya saja, atasnya pakai topper gawang dan pemain sepak bola yang kebetulan saya sudah punya saat ada garage sale ncc hihihi. Jadi bekal saya tidak banyak yang di bawa. Cukup spuit bintang, spuit rumput, segitiga gerigi, pewarna hijau dan merah, margarine putih dan soft cream. Selebihnya di rumah ibu bahan-bahannya mudah di dapat. Tapi sayang buku resep saya ketinggalan haha.. Dan maklum tinggal di pucuk gunung jadi susah dapat sinyal, gak bisa browsing. Akhirnya BBM temen-temen, dan dapat resep bolu gulung by Ibu Ricke Ordinary Kitchen dari Mbak Tri. Makasih mbak.. Lha kok pakai bolu gulung? Sengaja bikin begitu biar cakenya empuk dan lembut. Cuma saya tambahin 25gr untuk tepungnya, biar nanti lebih kokok karena ini kan gak di gulung. Saya pakai loyang 30x20cm. Resep lengkap dan aslinya ada disini ya.. 
Dan hasilnya seperti ini.. 



Hiasan di pinggirnya itu kebanyakan tambal sulam, karena di towel mlulu sama Akilla, enak katanya.. Wedeewww. Jadinya banyak yang gak seragam dan rapi hihihi. Dan ini dekor birthday cake tercepat yang saya bikin, sekitar hanya sejam hihihi. Oles semua permukaan pakai buttercream putih. Ratakan pinggirannya pakai segitiga gerigi. Hias pinggirannya dengan garis-garis berlikak likuk seperti salur-salur ranting. Beri hiasa bunga merah eh bunga atau daun ya.. bentuknya seperti daun dengan memotong ujung plastik berbentuk segitiga runcing. So simple hihihi. Hias bagian bawahnya dengan rumput. Setalah itu, bikin pinggiran bagian atas dengan spuit bintang, isi dengan 2 warna putih dan hijau, tp sayang kurang kelihatan gadrasinya. Kemudian isi bagian tengah dengan rumput 2 warna, biar gak telalu kaku kalau hanya pakai 2 warna hijau. Dan garisi dengan warna putih sebagai pembatasnya. Dan sayangnya garis putih itu hampir lupa hahaha.. Seharusnya sebelum ngisi rumput, biar rapi. Tapi saya malah kelupaan jadinya garis putihnya diatas rumput, gak rapi banget hasilnya. Hmm.. Terakhir, beri tulisan nama Akilla yang bingung mau ditaruh mana karena sudah penuh dengan topper gawang dan pemain bola, jadinya tulis aja di pinggirannya haha.. Dan DONE!
Acara cukup sederhana, karena hanya keluarga kami yang merayakannya. Dan kebetulan kakak-kakaknya sudah pulang duluan. Jadi hanya sama sepupu dan tante-tantenya saja. Aaahh, tak apa, begini saya Akilla sudah sungguh bahagia. Begitu juga saya, Berhasil membahagiakan Akilla dengan mewujudkan birthday cake yang dia inginkan.


Selamat ulang tahun ya, Nak.. Semoga selalu di beri kesehatan, jadi anak yang sholeh, selalu di berkahi oleh Allah, dimurahkan rejekinya, makin pinter.. Aamiin.. dan lebarkan langkah kakimu untuk meraih cita-citamu. --nah, do'a yang terakhir ini yang di protes bapaknya Akilla hahaha. Lha nanti Akilla malah gak bisa berhenti lari. Haha.. Tapi doa mama dan bapak tulus banget semoga kamu terus berusaha mencapai cita-citamu, Nak.. :)

Foto bersama sepupu dan tante kecil hihihi
Gak sempet foto bareng-bareng, karena setelah tiup lilin, belum selesai potong kue ada tamu keluarga pasuruan dateng. Ngungsi deh di ruang tengah dan makan kue bareng-bareng.. :)

Monday, July 21, 2014

SUP SUMSUM TULANG SAPI

Nah, kalau ini bukan posting kue kering.. hihihi.. Tp menu harian buat buka puasa juga enak. Angeett segeerr beraroma pala. Ulasan dan serepmnya sudah pernah saya posting disini. Bisa dibuka disana yaa.. Kali ini cuma posting fotonya aja hihihi.. Hmmm.. jadi keingat rumah tapinya iniii.. Duluuu setiap lebaran pasti beli satu lonjor kaki, tp cuma tulangnya aja. Kalau dulu sih walaupun beli tulang kaki sapi masih banyak daging tetelan yang menempel. Kalau sekarang? buersiiihhh tanpa daging sedikitpun yang menempel. haha.. Jadi lebaran gak hanya makan daging sapi tp tulangannya juga, ini yang bikin seru, pada ngrikiti dan nyesepin tulang haha.. Saya sih paling suka sumsum dan kikil sapi, bagian telapak kakinya itu, kenyil-kenyil.. enaakkk.. Jaman dulu sih cuma di masak rawon. Tp itu sudah duluuuu, saat bapak masih semangat masak. Iyah, bapak saya itu seneng masak juga lhoh hihihi. Malah ibu saya yang gak begitu suka ngolah masakan yang sedikit ribet. hehe. Tp semenjak bapak sudah sering sesak kalau sudah capek sedikit, kegiatan masak tulang kaki secara perlahan menggilang, apalagi anak-anaknya pada jauh semua. hiks. Kangen bapak ibu -___-. Sehat selalu ya bapak ibu :)
Aahh, baiklah saya bikin sup sumsum saja, gak bisa bikin rawon hihihi..


Duuuhhh ngiler lagi liat poto ini... sroooootttt... sedot itu sum-sumnya.. :D

PUTRI SALJU METE

Alhamdulillah tahun ini saya gak malas bikin kue kering hahaha.. Jadi saya bisa bikin kue buat lebaran walaupun gak banyak. Kali ini yang sudah saya buat Rose SaKe (Sagu Keju), Danish Butter Cookies, Nastar, Love ChocoNut Cookies alias kue kacang dan si Putri Salju Mete ini. Wes cukup itu aja bebikinan saya. Sebenernya masih pengen bikin kaastengel, doggie cookies dan chocochip cookies. Tp gak nutut wes.. Sudah mulai persiapan buat mudik, hari rabu pagi besok. Jadi hari ini dan besok prapare apa saja yang harus di bawa. Abis mudik aja bikin lagi hihihi..
Putri salju mete di cetak berbentuk bulan sabit, tp bulan sabitnya imut haha.. Intinya saya bikin ini biar gak susah makan, sekali hap habis hehe. Dan Akilla pasti ambil bolak balik :D


LOVE CHOCONUT COOKIES alias KUE KACANG

Ini dia yang slalu nganenin pulang kerumah saat lebaran tiba. Kue Kacang, kami menyebutnya begitu, karena memang salah satu bahannya adalah kacang. Slalu tak terlewatkan sebagai sajian di meja kami. Tekstur yang empuk dari anak kecil sampai nenek-nenek bisa makan kue ini haha. Kalau dulu saat saya masih kecil sampai sebelum bekerja di Malang ini, selalu membantu membuat kue lebaran ini setelah sahur, jd gak bobok lagi hihihi. Tp itu yang membuat kami semangat berpuasa, bikin kue-kue lebaran, ntar kalau udah magrib buru-buru nyicipin bikinan kita. Senang kalau mengingat masa tersebut. Tp sejak kerja di Malang saya absen dr kegiatan tersebut, apalagi udah nikah, mudik pertamanya ke kampung halaman suami, di Magetan. Baru H+1 mudik ke Jember. Masih area jawa timur sih, tp mudiknya dari ujung ke ujung. Aaahh di perjalanan sudah terbayang akan memakan kue kacang bikinan ibu.. 
Tahun ini saya lagi kedatangan mbah mud buat bikin kue lebaran sendiri, salah satunya ya kue kacang ini. Mengobati kerinduan bebikinan kue bersama ibu. Resep yang saya gunakanpun sama dengan resep ibu yang ibu entah dapat dari mana haha.. Tp saya bikin hanya seperempatnya saja, takut kebanyakan kalau full satu resep hihi. Yang penting resep ini andalan keluarga saya. Cuma kalau ibu bikin paling-paling atasnya cuma di poles sama kuning telur, nah.. saya dimodif dikit toppingnya, niatnya di celup cokelat leleh, tp ternyata cokelatnya gak mau leleh sempurna, jd masih mengental saja tuh cokelat. Akhirnya coretin aja di atasnya, taburi sprinkle biar makin cantik., makanya saya kasih nama "Love ChocoNut Cookies" hihihi. Padahal sama aja nama aslinya ya kue kacang hihihi


Tuesday, July 15, 2014

COFFEE BUN [ROTI BOY WANNA BE]

Baik, saya hari ini agak menyimpang dari rutinitas perbakingan di bulan puasa gini. Yang lain pada bikin kue kering saya bikin coffee bun alias roti boy wanna be. Masih wanna be ya.. karena memang hanya mirip saja, bukan sama persis dengan roti boy yang dijual di mall-mall dengan semerbak harum kopi yang sudah terendus saat mulai memasuki pintu masuk mallnya.. haha.. lebay banget yaa... Aroma kopinya itu lho yang slalu bikin pengen nengokin kedainya.. Padahal katanya.. masih katanya lho ya.. gak tau bener atau enggak.. aroma kopi itu parfum ruangan yang aromanya kopi.. weewww.. ada ya parfum ruangan harum kopi? dimana belinya? saya pengen beli haha.. Makin ngawur deh ngomongnya :D
Saya emang lagi pengen rerotian, pengen donat dan coffee bun. Apalagi liat postingan temen yang lagi bikin coffe bun.. Duuhh.. Rencana 1 resep sekalian buat 2 jenis. Tp kok ya bikin toppingnya ya pas untuk 1 resep. Kalau separuh dibikin donat, adonan toppingnya bagaimana? Ya wes sekalian semua buat coffee bun aja. Donatnya kapan-kapan bikin lagi :D. Lagipula ini cuma bikin 250gr tepung terigu hihihi. Males nguleni, jd mixer diberdayakan.. :D

Classic Danish Butter Cookies

Ini ngadop resep salah satu anggota grup langsungenak di fb, mb Rina Laurence. Tertarik bikin karena saya sendiri suka banget sama cookies ini, tp slama ini kan cuma beli kalengan haha..
Resep bisa langsung klik disini saja ya.. saja gak merubah takaran resepnya.  Cuma butter dan margarinnya saya 1:1, jd 100gr margarin dan 100gr butter. Vanilla ekstrak saya ganti vanila susu l'arome. Manggangnya ini tricky ya.. Saat dikeluarkan dari oven sepertinya kurang matang, tp diluar proses pematangan terus berlangsung, setelah dingin lama-lama jadi keras dan matang. Dan entah apa salah saya ya.. hihihi.. Hasilnya gak bisa lembut di mulut, tapi renyaaahhh, kresh kreeesshhh.. Hahaha.. menyimpang dari aslinya. ahh, tp tak apalah, yg penting akilla suka haha.. Thanks resepnya mb Rina Laurance :)

Jadi postingan ini cuma pamer foto yaahhh :D


Next deh di coba lagi semoga hasilnya bisa bener-bener mirip butter cookies seperti yg beli di toko hehe. #kalau butternya masih ada haha

Sunday, July 13, 2014

DAWET IRENG

Dawet ireng rasanya khas, karena pewarnanya alami, dari abu merang. Merang atau jerami adalah batang padi. Batang padi yang sudah kering, di bakar, di hancurkan, jadilah abu merang. Nah abu merang ini campur dengan air, diendapkan, airnya inilah yang di gunakan sebagai pewarna alami untuk pembuatan dawet ireng. Malah kalau orang jaman hahulu air merang yang telah diinapkan semalaman bisa digunakan sebagai shampoo lho hihihi.. Bikin rambut makin hitam. Tp itu sih katanya ibu saya :D.

Friday, July 11, 2014

SOTO AMBENGAN ALA DIAH DIDI'S KITCHEN

Nah setelah bikin kaldu ayam, saatnya bikin soto ambengan ala diah didi's kitchen. Kebetulan juga semua bahan ada di kulkas, cuma taogenya saja yang gak punya hehe. Tak apalah, lagi pula saya kurang begitu suka sama taoge, menurut saya rasanya langu, apasih bahasa indonesianya? ya masih ada bau-bau mentah gitu lah hehe. Padahal orang lain kalau makan ya enak-enak saja, krauk krauk gitu bunyinya hehe.
Kebetulan juga di diah didi's kitchen lagi ada giveaway sebuah kaos. Yey yey yeeeyy.. ikutan deh, kali aja dapat kaosnya. Pasti dapatlah #ngarep haha. Sebetulnya sih banyak resep dari mbah diah didi yang saya praktekan, seringnya masakan harian yg simpel dan bahannya mudah di dapat di tukang sayur. Sukak bangeettss deh! Rasanyapun sesuai dengan lidah keluarga kami :) Begitu juga sama soto ambengan kali ini yang pengen saya coba. Sebetulnya hampir sama dengan soto yg saya buat biasanya, cuma yang membedakan disini adalah bubuk koya yang dari kerupuk udang dan bawang putih goreng yg di haluskan. Karena selama ini yang saya tahu bubuk koya terbuat dari kelapa sangrai yang di haluskan. Baik di penjual soto madura ataupun soto lamongan. Tapi berhubung suami kurang suka bubuk koya, jadi saya gak pernah pakai bubuk koya. Kalau bubuk koyanya dari krupuk udang ini bagaimana rasanya? Hmmm.. makin gurih sepertinya hehe. Baiklah jangan cerita mlulu, cepet bikin sotonya keburu maghrib haha.. Tenang ini bikinnya udah kemaren buat buka puasa dan sahurnya juga. Jadi saat ini sampun telas, nggih hehe...

KALDU AYAM

Awalnya bikin kaldu ayam ini buat MPASI si Akilla. Wes pokoknya pas MPASI Akilla itu asal muasal mencoba sesuatu yg semuanya homemade. Semua apa yang masuk dalam mulut Akilla itu harus dari tangan dan dapur saya. Walaupun saat itu saya masih bekerja, tp MPASI Akilla gak boleh terlewatkan. Bangun malam-malam menyiapkan bahan makanan termasuk kaldu dan dimasukkan di slowcooker, pagi, bangun tidur sudah siap. Iyah saya sangat terbantu sengan adanya slowcooker. Jadi gak ada alasan ibu bekerja anaknya di beri makanan instan dengan alasan ibunya sibuk, big no for me! :D

Kaldu ayam atau sapi biasanya saya bikin sekaligus seliter, ditaruh cup-cup kecil, di bekukan di freezer. Kalau mau makai ya tinggal ambil dan "plung" masuk dalam slowcooker. Simple! Gak hanya kaldu, pure sayurpun sering begitu, kalau mau makan, tinggal di biarkan suhu ruang trus angetin deh di rice warmer, beres! hihihi. Oke, saat ini saya share aja cara bikin kaldu ayamnya saja yaa.. hehe. Paling enak bikin kaldu ayam itu dari ayam kampung. Tp terserah juga sih, kalau mau pakai ayam ras juga gak masalah :). Saya bikinnya ini dari 1 dada ayam kampung. Karena bagian ayam lainnya udah di bikin ayam goreng rempah hihihi. Kalau mau bikin dari satu ekor utuh, bahan-bahannya dikalikan saja. Atau hanya bikin dari separuh bagian ayam saja.. Fleksibel lah intinya hehe.. Yang penting bikin kaldu ini harus sabar ngrebusnya biar kaldunya keluar, kalau saya api keciiiilll direbus selama 1jam. Kaldunya gurih dan ayamnyapun empuukkk.. hehe

Wednesday, July 9, 2014

ROSE SAKE (SAGU KEJU)

Okeeyyy, akhirnya saya bikin cookies juga! Setelah berseliweran postingan temen-temen yg bikin tangan ini gatel untuk membuatnya :D. Sebagai permulaan, bikin yg belum pernah saya bikin, sake alias sagu keju. Maju mundur untuk membuat ini karena ada beberapa temen yg bikin hasilnya melebar, keras dan sebagainya lah.. yg membuat diriku keder duluan. Setelah membaca tips-tips di milis NCC, saya putuskan bikin! hihihi.
Biasanya saya suka ngrusak resep, tp kali ini saya patuhi termasuk merk sagu yg digunakan hihihi. Sagu yg saya gunakan merk alini, gak niat sih, cuma pas beli kok ya merk itu yg tak ambil. Gpp lah, di milis juga merekomendasikan merk alini dan merbabu. Walaupun, ada juga yg mencoba menggunakan tapioka pak tani dan hasilnya oke oke saja asalkan disangrai sampai benar-benar kering. Saya saat ini cari aman dan dirumah juga adanya sagu alini.. :). Fix pakai resep Sagu Keju NCC. Dan saya cetak menggunakan spuit wilton 1M, jd bentuknya seperti mawar/rose, cantik jadinya :D


Tuesday, July 8, 2014

SOP BUAH

Sop kok buah? iya, soale isinya buah-buahan dan jeli hehe. Kalau isi sayuran ya sop sayur. :D
Seperti yang saya buat kemaren buat menu buka puasa, didalamnya terdiri dari apel, strowberry, jeli, agar-agar dan nata de coco. Disiram dengan sirup cocopandan dan susu kental manis. Jangan lupa es batunya biar makin seger. Isiannya sih tergantung selera dan apa yang ada di kulkas aja. Bisa semangka, melon, belewah atau yang lainnya juga boleh. Sirupnya juga bisa sesuai selera. Takarannyapun bisa disesuaikan mau seberapa banyak. Dicicip gitulah. hehe

SAMBEL BAWANG

Sambel (bhs jawa) atau sambal bawang ini adalah sambal favorit keluarga, bikinnya simpel dan pasti enaknya dan rasanya nyooosss... haha.. Cocok banget di sandingkan dengan bebek goreng atau ayam goreng. Banyaknya cabe tergantung selera masing-masing yaa.. Paling enak sih pakai cabe rawit merah, pakai sedikit aja sudah membakar lidah.. Tp tergantung selera masing-masing. Kalau di Malang sini umumnya cabe rawit merah, tp kalau di rumah ibu Jember adanya cabe rawit yang hijau, gak papa lah nanti jadi sambel ijo hehe

AYAM KAMPUNG GORENG REMPAH

Dirumah ini, kalau menunya ayam kampung goreng, sehari bisa makan berkali-kali.. Itu kalau pas lagi tidak di bulan puasa hehe.. Padahal cuma di makan sama daun singkong rebus dan sambal bawang. Kalau Akilla gak pakai sambel tentunya, tp dia request ayam bagian paha dan bagian yang banyak kulitnya. Kenapa? Soale kalau makan ayam bagian paha mirip di upin ipin wakakakak. Kalau bagian kulit, dia suka sensasi kenyil-kenyilnya :D. Begitu pula si Bapak, tengah malampun masih sibuk nyari piring ambil nasi putih :)). Berhubung ini bulan puasa, ya cuma Akilla aja yang sibuk makan di siang hari, Mamanya cuma bisa melongo sambil ngiler :)) *ups lg puasa :p

Monday, July 7, 2014

Ayam Krispi Gluten Free

Wes a... gak pernah ngeblog.. malas melanda.. mbah mood gak menghampiriku.. hiks.. Bulan lalu gara-gara abis sakit flu trus asma kambuh jadi membatasi gerakku. Capek dikit udah ngos-ngosan lagi. Akibatnya ya banyak tiduran dan masak ala kadarnya. Yg penting sehat dulu, itu pikirku.. Eeehhh kok malah keterusan malas wakakakak. 
Biasanya tahun sebelumnya, pada bulan puasa gini suka bikin-bikin es atau kue kering. Sekarang? belooommm bikin blas haha.. Dan ayam krispi ini bikin udah beberapa hari lalu, baru posting sekarang :D. Ini gluten free, sengaja pakai tepung beras dan kanji. Sedikit-sedikit mengurangi penggunaan tepung terigu, walaupun tetep aja masih pakai tepung terigu hehehe. 
Pakai tepung beras apa gak keras? Nggak juga.. Kan pakai telor. Seperti bikin rempeyek, pakai telor jadi gak keras. Ayam di bumbui, diamkan sampai meresap. Taburi campuran tepung beras dan tepung kanji/tapioka. Jadi nanti akan lengket-lengket gitu ayamnya. Goreng deh sampai garing dan ayam matang. Kalau mau tepung krispinya agak banyak, setelah di taburi tepung, masukkan saja ke tepung kering lagi, mirip bikin ayam krispi pakai tepung terigu, cuma ini tepung beras. Tp saya langsung goreng aja, tepung berasnya stok menipis. hihihihi.


Tuesday, June 17, 2014

SATE KLOPO

Sate, daging yang di potong dadu kecil-kecil, ditusuk dan di bakar. Apapun jenisnya kalau sudah di tusuk dan dibakar pasti dinamai sate. Bahkan tanpa di bakarpun kalau sudah di tusuk namanyapun menjadi sate, sate buah contohnya. Sedangkan sate sendiri banyak varian di nusantara, ada sate Padang, sate Madura, sate Ponorogo dan jenis sate-sate yang lainnya. Sedangkan untuk wilayah jawa timuran seperti saya ini, yang di jual kebanyakan adalah sate kambing dan sate ayam dengan bumbu kacang dan kecap. Tapi ada satu jenis sate yang menarik selain sate kambing dan sate ayam yaitu sate klopo. Dalam bahasa jawa klopo artinya kelapa. Sate klopo ini bisa di jumpai di Surabaya, yang paling terkenal ya sate klopo bu Asih, tepatnya di Warung Sate Klopo Ondomohen “Ibu Asih” yang berada di Jl. Walikota Mustajab No. 36, Surabaya. Satenya bukan hanya dari kelapa sih, tetep sate daging sapi, daging ayam atau usus. Tapi daging tersebut di balur dengan kelapa yang telah di bumbui setelah itu baru di bakar diatas bara api, penyajiannya juga masih menggunakan bumbu kacang. Sudah pasti gurih.. 

Dulu sebelum saya menikah, kalau hari libur kadang main-main ke Surabaya. Dan terkadang juga melewati warung sate klopo b.Asih tersebut, tp kenapa ya dulu gak tertarik untuk membeli, slalu di lewati begitu saja. Sekarang malah penasaran bagaimana rasanya, saya hanya bisa membayangkan pasti gurih dari kelapa yang di bakar, beraroma khas!. Hasil browsing sana sini dan membandingkan resep yang ada, akhirnya saya memberanikan diri membuatnya. Kebetulan banget di grup “Your Kitchen My Kitchen” yang saya ikuti ada challenge bertemakan coconut alias kelapa! Siiippp dah! Lanjutkan bereksperimen. Harap maklum, bahan yang saya gunakan dalam skala kecil, namanya juga bereksperimen, kalau bikin banyak takut gak ada yang makan dan mubadzir. Kalau bikin sedikit, walau Akilla dan bapaknya gak begitu suka, kan saya masih mampu menghabiskannya sendiri wakakak

Nah inilah challenge #5 YKMK,




Monday, June 16, 2014

HOMEMADE ICE CREAM MOCCA (tanpa emulsifier)

Berbeda dengan home made ice cream sebelumnya yang menggunakan emulsifier atau lebih umum orang menyebutkan merk, misal SP. Cuma saat itu saya menggunakan merk Quick 75, lebih cepat mengembangnya. Sudah pasti emulisfier tersebut dari bahan kimia tertentu kan? cuma satu persatu bahan apa saja saya kurang tau hehe.. Apalagi yang dipergunakan dalam es krim tersebut cukup banyak menurutku, 1sdm munjung penuh. Padahal kalau bikin cake saya pakai paling banyak cuma 1sdt, bahkan tidak pakai sama sekali. Kalau bikin cake masih melalui proses dikukus atau di oven, kalau es krim ini kebanyakan temen-temen bikin tanpa proses tersebut. Tapi saya selalu di tim dulu sebelum di pergunakan. Walau begitu tetep kan itu bahan kimia masuk dalam tubuh kita hihihi. Yah, kita harus sadar kesehatan, sehat itu penting dan mahal! Saya juga gak terlalu mainstream harus makan makanan yang selalu menyehatkan, nggak kok, kadang masih bandel juga makan mie instan wakakak. tapi sebisa mungkin kita rem lah keinginan untuk itu. Dan sama halnya dengan penggunakan emulsifier pada proses pembuatan es krim ini. Sependek pengetahuan saya, dalam pembuatan cake, emulsifier itu digunakan untuk menstabilkan adonan agar tidak mudah turun saat pengocokan telur. Tapi kalau kuning telur yang di pergunakan dalam adonan cake tersebut cukup banyak, kita tidak perlu lagi menggunakan emulsifier. Nah berbekal itu, saya iseng-iseng aja nyoba es krim dari kuning telur dan tanpa emulsifier. Saya hanya bikin 1/2 kaleng susu kental manis saja. Karena apa? Karena meminimalisir kegagalan wakakak, dan ternyata benar! Uji coba saya tersebut setengah gagal hahaha. Adonan es krim tidak berhasil mengembang sempurna, cukup hanya mengental lembut saja, jadinya hanya sedikit, jadi wihpcream jadi sasaran selanjutnya. Bagaimana prosesnya? Mari kita simak.. hehehe


Thursday, June 12, 2014

AMERICAN RISOLES (AMRIS)

Kalau bikin beginian, yang model mendadar tipis gini ini nih, butuh sejuta niat.. wakakakak.. lebay amat yaaakk! Sumpah! saya malas bangat kalau diminta membuat kulit lumpia, risoles atau sejenisnya. Tapi saya suka makannya! jiahahaha. Jadi kalau emang pengen banget harus ngumpulin niat berhari-hari dan harus lengkap sejuta niat baru deh bikin :D. 
Ada mozza di kulkas dianggurin terus, jadi kepikiran bikin amris, si America Risoles, sudah terbayang gurih, melimpahnya mayonaise dan molornya si mozza. Cocolin saus sambal atau saus tomat, nyaammm.. Tapi konsekuensinya, pasti ini yang makan hanya aku dan Akilla saja, si bapak jenis makanan seperti ini pasti gak doyan. Kalau ada pilihan lumpia sayur pasti dia milih tuh lumpia dari pada amris. hehe. Tak apalah, sudah terkumpul sejuta niat, gak bakalan aku urungkan. Lagi pula si amris ini bisa tahan di freezer atau kulkas, jadi gak harus dihabiskan sekaligus. Kalau lagi pengen goreng aja seperlunya. Kalau saya mah, sekali goreng 3biji, 2 biji saya yang menghabiskan, sebiji lagi buat Akilla. Si bapak? Paling nyicipin segigit punya Akilla :D
Kulit amrisnya aku bikin tipis, tp gak mudah sobek plus semi ekonomis hihihi. Cairannya separuh susu cair separuh air biasa. Makluuumm, susu cairnya hasil ngembat susu uhtnya si Akilla. haha. Saya pakai teflon ukuran 20cm, hasilnya 13lembar. Yah bisa disesuaikan lah lebarnya, hasilnya jadi ntar sekitar 12-14lembar, lumayan lah buat cemilan.. :). Selain bisa untuk amris, bisa juga untuk isian risoles yang lain.


Friday, June 6, 2014

DAWET LABU KUNING

Saya kalau ke pasar atau supermarket selalu kesengsem sama namanya labu kuning, apalagi labu jepang atau kabocha. Warna kuningnya aduhai cantiknya... Tp ujung-ujungnya nyampai rumah males mau ngolah hihihi. Nah, pas deh cuaca saat ini sering panas, wenak kali bikin es dawet.. segeerrr.. Yup! bikin dawet labu kuning saja.. Utak atik bahan lagi saja, karena gak pernah bikin dawet dari labu kuning, paling-paling bikin dawet dari tepung hunkwe hihi..

Thursday, June 5, 2014

PIRING SAJI VS POT BONSAI

Aaahhh.. rasanya sudah bertahun-tahun diriku gak ngeblog *mulai lebay* hihihi.. Rasa malas mulai muncul. Terakhir posting fried baby shrimp itu sebenernya pas lagi kena flu. Iya, flu membuat jadi pemalas. Lha mau gimana, obat flu paling ampuh adalah istirahat. Apalagi kemaren flunya itu menyerang semua anggota keluarga, jadinya muter aja.. Setelah flu sembuh, nyadar kalau pakai inet habis. hiyaaa.. makin gak semangat buat ngeblog. Masih tetep masak-masak dan bikin kue sih, tp males moto.. hihihi. Apalagi kameranya lagi di pinjem si Bapak untuk pameran bonsai. Hmm.. ngomong-ngomong masalah bonsai, ada sedikit cerita unik di baliknya. Iyah, semoga postingan ini awal untuk tidak malas ngeblog lagi.. karena banyak temen-temen pada tanya, kemana aja kok gak pernah muncul lagi, gak pernah posting makanan lagi.. hehehe.. maaf lagi kambuh malasnya :D

Ceritanya tuh, akhir bulan kemaren itu selama seminggu penuh ada pameran bonsai di perkumpulan penggemar  dan sinau bareng tentang bonsai di Malang, namanya KOMISI B. Nah si Bapak gak mau ketinggalan dong, dia jadi panitia dan sekalian ikut sebagai pesertanya. Sibuk dah ngurusin ini itu. Dan tumben-tumbennya dia semangat ngajak ke toko peralatan rumah tangga, biasanya saya yang ngajak dan berangkatnyapun ogah-ogahan :p. Aaahh, walau akhir bulan saya tetep semangat. Cuma cuci mata saja, nanti kalau ada yg diskonan atau yang murah beli lah.. hehe.. Seperti biasa, masuk toko, saya dan si bapak selalu berpencar.. Saya tertarik beli sendok kue, dengan harga Rp7.600 dan belilah. Kali ini kok ya si Bapak langsung menuju rak piring-piring. Jadi saya ikutan kepo, mau cari apa tho.. Ternyata nyari piring saji ukuran besar. Buat apa? Buat pot bonsai! *tepok jidat* Pilih ini pilih itu, diukur pakai jengkal tangan hihihi. Jatuhlah pilihan pada piring saji nan cantik dan harganya aduhai, 100rb sekian. Weewww! Saya langsung saja nyeplos, "gitu itu, abis itu piringnya dilubangi?" Si bapak langsung njawab, "yo mesti, kalau gak di lubangi, bonsainya mati" Hmm.. Gak bisa dilelesi alias di pungut setelah selesai pameran hihihi. Yasudah masuk keranjang dan ke kasir. Kami bertiga pulang dengan oleh-olehnya masing-masing. Si bapak piring saji besar, si mama sendok cake dan si Akilla sekotak jus dan nyam-nyam :D

Dan seperti ini tampilan piring saji ukuran 40x28cm,