Wednesday, April 23, 2014

Dari Burger Ke Burger

Setelah kemaren mereview dan mengulas mengenai si burger nan eksotis Burger Shot, kok ya pengen menulis juga aneka burger yang pernah saya rasakan. Dari sebelum banyak kedai burger bermunculan, adanya burger waktu itu masih di McD saja sampai sekarang bertebaran kedai burger dimana-mana sampai di pedagang emperan pinggir jalan. Tapi kali ini sepertinya tanpa foto hiks.

Duluuu, waktu masih sekolah beli burger itu di McD, enak munurut saya, karena gak ada pilihan lain hihihi. Cuma kalau makan, acar mentimunnya saya tarik keluar dulu, gak suka hihihi.. Disini burgernya tanpa sayur. Dan termasuk jung food juga kan? hihihi. Begitu mulai ada kedai burger dan saya hamil, saya gak pernah ke McD lg, only homemade food, demi anak hehehe. Tp tetep aja masih jajan di luar, krn waktu itu belum bisa bikin burger sendiri, belum punya oven pula :D

Waktu itu lagi rame BURGER BUTO KEDAI 27, di Jl. Sarangan Malang. Dengan harga yang cukup terjangkau, 4thn yang lalu, masih 8rb, sekarang gak tau berapa harganya hihi, bisa makan burger yang super gede, yang gak mungkin di makan secara di pegang dan tinggal mangap ombo, harus pakai pisau untuk memotongnya. Saat pesanan datang, rasanya pengen buru-buru menyantapnya. Gigitan pertama, nyeess, manis rotinya, sesuap demi sesuap berusaha saya babiskan tapi terpaksa gak bisa habis, eneg rasanya, karena manis si roti. Setelah itu pernah kesana lagi saat temen berkunjung ke Malang, tp saya gak makan burger, makan nasi bakar,  karena disana kebetulan juga ada menu nasi bakar juga :D. Porsi yang cukup imut kalau di bandingkan dengan burger yang super gedhe hehe. Trus pulangnya juga beli burger buto ijo, buat oleh-oleh. Seperti apa itu? Segede buto ijo beneran gak? hihihi. Roti berbentuk bulat bolong tengahnya, mirip cake di panggang di loyang tulban, warnanya hijau, diameter ada kalau sekitar 20cm. Masih tetep rotinya manis, ada sayur, tomat, mentimun dan nugget!! Iya, gak salah ini nugget kemasan yang di goreng bukan patty daging yang di panggang. Tapi gak tau lagi ya sekarang seperti apa, sudah lama saya gak kesana lagi, jd gak tau perkembangannya. Cuma pernah lewat sana, biyuuhhh, makin rame saja yaa.. sampe antri panjang.. :)

Setelah itu berbekal info dari temen, ada namanya BURGER BUND-DER INDONESIA, lokasinya di Jl. Bengawan Solo, belakang rumah sakit lavalette, deket SMP 5 Malang. Enak! itu kata yang bisa menggambarkan rasa dari burger ini sampai gigitan terakhir.  Apalagi disini ada patty beef yg krispi, jd habis dipanggang, celum telur balur bread crum dan goreng, jdnya krispi. Rotinya empuk, lembut. Harga waktu itu kisaran belasan ribu rupiah, masih hamil si Akilla, 3thn yg lalu berarti hihihi, lama sudah tak kesana karena setiap kesana selalu tutup, gak setiap hari bukanya. Dan kalau disini siap-siap antri luamaaaaaaaaaa... walaupun saya lihat penjualnya cekatan sekali, tp tetep tidak nututi karena begitu banyak yang membeli, akhirnya antri deehhh.. Oia, disini sepertinya emang harus di bawa pulang, karena gak ada meja kursi.

Setelah ituuu... luamaaaaaaaaaaaaaa gak beli burger lagi. Akilla lahir, saya mulai belajar baking lagi. Dan akhirnya bisa bikin burger sendiri. Saat Akilla sudah bisa makan semua makanan orang dewasa, ternyata dia seneng banget sama yang namanya burger! Selalu saya sempetin bikin, dan Akilla adalah penggemar setia burger bikinan Mamanya hihihi. Sampaiiii, kalau Mamanya lagi malas bikin, dia nagih terus, terpaksa saya beli burger juga buat nutup mulut si Akilla wakakakak. Oke selain di BURGER BUTO saya taunya di BIG BURGER Jl.Soekarno Hatta. Nyobalah beli disana karena lihat gambar di promonya bikin ngiler. Dengan harga 13rb atau 14rb (maaf lupa hihi), dapat 1pcs big burger dengan keju slice di dalamnya. Gigitan pertama, Akilla bilang, "sudah, ma. mama saja" Hmmm...  Untungnya saya juga pesan nasi goreng dan mie goreng, jd Akilla masih ada pilihan makanan lainnya. Selanjutnya saya dan bapaknya Akilla yang nglanjutin makan itu burger. Bener saja, rasanya menurut saya gak "pas" entah apa yang membuat gak pas. Untuk doughnya sih empuk, gak manis. Tapi pattynya rasanya kurang pas di lidah saya. Asin nggak, pedes merica enggak, rasa bawang jg enggak. hehe. Bawang bombay goreng tepungnya alooooooooottt pakai benget. Sudah di goreng berkali-kali sepertinya, untuk di hangatin ulang. Begitu pula si patty, sudah matang tinggal menghangatkan saja bukan dari daging trus dipanggang. Okedeh, cukup sekali saja makan burger disini hehe.

Kebetulan saya juga mengikuti sebuah grup tentang wisata kuliner di Malang. Disana saya memperoleh info kedai burger yang baru saja buka tp mendapat testimoni yang mengatakan bahwa burgernya enak. Waahh, kebetulan nih, Akilla lagi nagih burger lagi. KEDAI MEET LOVER nama kedainya, lokasi KedaiML Jl Trunojoyo 35 di daerah perempatan klojen, jadi satu dengan kantor penjualan tiket bus kramat jati, sebelah kongkow cafe. Jadi daerah sebelum stasiun kota malang. Buka setiap hari jam 16.00-23.00 Pertama dateng, pelayanannya bagus, masih muda-muda :). Saya pesan yang patty beefnya berat 70gr. Harga 13rb. Ada beberapa pilihan menu burger dengan patty ayam atau daging dengan berat yang berbeda, tentunya dengan harga yang berbeda pula hehe. Saya kesana pas gak ada promo, padahal beberapa hari sebelumnya, menurut infonya, ada promo beli satu beef burger free satu chichen burger. Aaahhh, bukan rejeki saya haha.  Sambil nunggu burger matang, ternyata si Akilla kebelet pipis. Numpang kamar mandinya, ternyata bagian dalamnya luaasss tp sereeemmm, kamar mandinya kamar mandi tua, dan gak ada lampunya. Akilla pipisnya aja di depan pintu gak berani masuk. hahaha.. Saya saja memberanikan diri ngambil air buat nyiram lantai dan cepet-cepet pergi dr sana :D. Setelah dari kamar mandi ternyata burgernya sudah siap, tinggal bungkus dan bayar. Nyampai rumah, Akilla langsung semangat mangap ombo, dan "enak, ma" sambil terus ngunyah. Saya juga nyicipin dong hihihi. Beneran enak, daughnya lembut, berserat, empuk jadinya. Patty dagingnya juga enak. Berasa banget daging sapi dan cincangan bawang bombay. Rasanya pas banget antara patty, mayo, sayur, tomat, timun dan saos sambal/tomat. Disertai saus sachetan di boxnya. Enak lah intinya.. 8/10 nilainya bagi saya.. :). Patut untuk kembali lg kesini hihihi
Dan ini si Akilla waktu makan burgernya,
Saking senengnya, sampe ngeblur fotonya :D


Setelah ituuuuuuu.. gak pernah jajan burger lagi, sampai kemaren itu penasaran beli burger yang warnanya hitam si Burger Shot.

Sekian sekilas info dari burger ke burger yang pernah saya beli dan saya makan.. Next kalau ada kedai burger lain dan saya beli, insyaallah saya posting lg biar jd referensi buat temen-temen yg suka wisata kuliner khususnya burger. Dan yg perlu di garis bawahi, rasa itu relatif ya.. disesuaikan dengan lidah masing-masing orang. Dan ini menurut lidah saya.. :)

Selamat berwisata kulineeerrr! Jangan lupa saya di ajak yaaaaa... hihi

1 comment:

  1. "Rekomendasi wisata kuliner yang unik di kota Batu Malang :
    • Steak & Sate Kelinci
    • Jagung & Pisang Bakar
    • Aneka sambal & masakan tradisional khas Jawa lainnya.
    Rasanya extra kuat, tapi harganya relatif murah.
    Suasananya santai & romantis, cocok untuk nongkrong atau sekedar refreshing bersama keluarga. Berlokasi tepat diantara Jatim Park & Museum Angkut.

    Warung Khas Batu
    Jalan Sultan Agung 29, Batu, Jawa Timur 65314 (Jatim Park 1 - Museum Angkut)
    Tel / Fax : +62 341 592955
    HP/SMS/Whatsapp: +6285707585899
    BBM : 7D8DEB8C
    www.TheBatuVillas.com/WarungKhasBatu
    www.Facebook.com/WarungKhasBatu

    NB : blogger / pengulas / reviewer / tour guide kami undang test food GRATIS !
    "






















    ReplyDelete